Gubernur Sumsel Herman Deru Resmikan 4 Jembatan Penghubung PALI - Musi Rawas

Gubernur Sumsel Herman Deru Resmikan 4 Jembatan Penghubung PALI - Musi Rawas--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru, meresmikan empat jembatan beton yang menghubungkan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan Kabupaten Musi Rawas (Mura). Acara peresmian ditandai dengan pemecahan kendi serta penandatanganan prasasti yang berlangsung di Jembatan Air Keruh, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, pada Rabu pagi (19/3).
Jalan sepanjang 106 kilometer (km) yang melintasi lahan hutan produksi PT Musi Hutan Persada (MHP) kini semakin mudah diakses berkat pembangunan jembatan ini. "Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat. Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat Sumsel, khususnya pengguna ruas jalan ini," ujar Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD).
Empat Jembatan untuk Akses yang Lebih Baik
BACA JUGA:UMKM Produsen Wewangian Binaan BRI Siap Harumkan Indonesia di Kancah Dunia
BACA JUGA:Pendaftaran KIP Kuliah 2025 untuk UTBK-SNBT Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Empat unit jembatan yang diresmikan tersebut adalah:
-
Jembatan Air Keruh
-
Jembatan Air Teras
-
Jembatan TPI 1 Sungsang
-
Jembatan TPI 2 Sungsang
Keempat jembatan ini berada di Kecamatan BTS Ulu dan dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan. Adapun rincian anggarannya sebagai berikut:
-
Jembatan Air Teras: Rp10 miliar
-
Jembatan Air Keruh: Rp33,5 miliar
-
Jembatan TPI 1: Rp4,5 miliar
-
Jembatan TPI 2: Rp4,5 miliar
BACA JUGA:Jadwal Terbaru Penetapan NIP CPNS dan PPPK 2024 Resmi Dikeluarkan BKN
Menurut Herman Deru, pembangunan infrastruktur ini bertujuan untuk memperlancar akses masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. "Pembangunan jembatan ini merupakan komitmen pemerintah dalam membuka akses wilayah dan mempercepat distribusi hasil pertanian serta perkebunan masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, kita harapkan ekonomi daerah semakin berkembang," jelasnya.
Mendekati momen mudik Lebaran 1446 Hijriah, Herman Deru juga menginstruksikan Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang (PU BM-TR) Provinsi Sumsel serta Dinas PU Kabupaten Mura untuk menyiapkan alat berat guna membantu masyarakat jika terjadi kendala di jalan.
Apresiasi dari Wakil Bupati Musi Rawas
Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumsel dalam membangun jembatan-jembatan tersebut. “Keberadaan jembatan ini sangat dinantikan masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan,” ungkapnya.
BACA JUGA:Viral Aturan Tilang Baru April 2025, Polisi Pastikan Tidak Ada Penyitaan Kendaraan
Turut hadir dalam peresmian ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel dan Mura, serta perwakilan dari PT MHP. “Dengan diresmikannya empat jembatan ini, diharapkan jalur penghubung antara PALI dan Musi Rawas hingga ke Palembang semakin lancar, mengurangi waktu tempuh perjalanan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Sumatera Selatan,” tambah Suprayitno.
Gubernur Tinjau Titik Longsor di Muara Beliti
Setelah peresmian jembatan, Gubernur Sumsel H Herman Deru meninjau lokasi titik longsor di Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas. Longsor ini tidak hanya mengganggu aktivitas lalu lintas, tetapi juga menyebabkan satu unit rumah warga ambruk terbawa longsor.
Herman Deru menekankan pentingnya faktor keamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan, mengingat akses Jalan Lintas Mura-Musi Banyuasin (Muba) merupakan jalur vital bagi perekonomian warga. “Agar akses jalan ini tetap berfungsi dengan baik, tentu banyak pihak yang harus dilibatkan seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian, PU serta instansi terkait. Untuk menghindari kemungkinan buruk serta kecelakaan lalu lintas, beberapa rambu lalu lintas telah terpasang di sepanjang titik longsor,” ungkapnya.
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran 2025
Pemasangan rambu lalu lintas ini dinilai penting karena akses jalan ini tidak hanya dilalui oleh warga lokal, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah yang mungkin belum memahami kondisi jalan, terutama menjelang arus mudik Lebaran 1446 H. “Kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, saya imbau untuk tetap waspada dan berhati-hati, terutama saat cuaca ekstrem seperti sekarang,” tambahnya.
Perbaikan Longsor Harus Segera Dilakukan
Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud, yang sebelumnya juga meninjau titik longsor ini, menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan. Terlebih, longsor terjadi di dekat fondasi Jembatan Air Semarang. “Jika kondisi ini tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan yang dapat menyebabkan terputusnya akses jalan tersebut,” tegasnya.
Dengan adanya pembangunan infrastruktur dan langkah cepat tanggap terhadap bencana, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memastikan kelancaran transportasi di wilayahnya. Semoga dengan peresmian jembatan ini, akses dan konektivitas antarwilayah semakin baik serta mampu mendorong perekonomian daerah.
BACA JUGA:Pengumuman SNBP 2025 Universitas Sriwijaya: Link Daftar Ulang dan Tahapan
BACA JUGA:Kapolda Sumatera Selatan Mutasi 165 Personel, 9 Perwira di Polres Lubuk Linggau, MURA, dan MURATARA
Sumber: