Hotman Paris Dilarikan ke Rumah Sakit di Singapura Akibat Keracunan Ikan Panggang

Hotman Paris Dilarikan ke Rumah Sakit di Singapura Akibat Keracunan Ikan Panggang

Hotman Paris Dilarikan ke Rumah Sakit di Singapura Akibat Keracunan Ikan Panggang--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena kontroversi hukum atau gaya hidup glamornya, melainkan kondisi kesehatannya yang menurun drastis akibat keracunan makanan. Hotman dikabarkan harus mendapatkan perawatan intensif di Mount Elizabeth Hospital, Singapura setelah mengalami gejala parah pasca mengkonsumsi ikan panggang.

BACA JUGA:Resmi: Matheus Cunha Gabung Manchester United, Rekrutan Pertama Era Ruben Amorim

BACA JUGA:Kalender Juni 2025, 6 dan 27 Juni 2025 Memperingati Hari Apa?

Drop Saat Tiba di Singapura

Kondisi ini terjadi saat Hotman Paris tengah melakukan perjalanan bisnis ke Singapura. Setibanya di Negeri Singa, ia merasakan sakit perut hebat dan demam tinggi yang memaksanya langsung mencari pertolongan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis infeksi di RS Mount Elizabeth, Hotman dinyatakan terinfeksi bakteri Salmonella, penyebab umum keracunan makanan.

"Ternyata ada salmonela bakteri yang saya duga dari ikan yang saya makan di kawasan Cawang," ujar Hotman melalui video yang ia unggah di akun Instagram resminya, @hotmanparisofficial.

BACA JUGA:BRI Liga 1 2024/2025 Sukses, BRI Buktikan Sepak Bola Sebagai Sarana Sinergi Pemberdayaan Olahraga dan UMKM

BACA JUGA:Indeks Bisnis UMKM BRI: Kinerja Terus Tumbuh dan Tetap Optimis

Ikan Panggang Langganan Jadi Pemicu

Hotman Paris menceritakan bahwa gejala keracunan muncul setelah dirinya menyantap ikan panggang dari restoran langganannya di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Namun, pada hari itu, stok ikan dari restoran tersebut habis, dan mereka memesan ikan dari tempat sebelah.

"Ikan masnya diambil dari tempat sebelah. Jadi enggak tahu nih apakah karena ikannya atau karena proses panggangannya," tambah Hotman.

BACA JUGA:Walikota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2025

BACA JUGA:Latihan Soal PAS/SAS Seni Musik Kelas 5 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2025 Lengkap dengan Kunci Jawaba

Gejala mulai dirasakannya beberapa hari kemudian. Ia mengalami diare hebat dan demam tinggi hingga mencapai 39,4°C, namun tetap memaksakan diri menjalankan aktivitas, termasuk menghadiri pertemuan bisnis di Singapura. Namun di pesawat, kondisi tubuhnya semakin memburuk.

Sumber: