“Sultan Muda Sumsel” Sambangi Lubuk Linggau: Dorong Literasi Keuangan dan Wirausaha Muda
“Sultan Muda Sumsel” Sambangi Lubuk Linggau: Dorong Literasi Keuangan dan Wirausaha Muda--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Pemerintah Kota Lubuk Linggau menyambut antusias program edukatif dan inspiratif bertajuk “Sultan Muda Sumsel Goes to Kota Lubuk Linggau”, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rustam Effendi, di Auditorium Cinema Hall Pemkot Lubuk Linggau.
Acara ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan, sekaligus memperkuat pengembangan ekonomi daerah, khususnya melalui pemberdayaan generasi muda.
BACA JUGA:Jelang 17 Agustus, Bendera Bajak Laut One Piece Jadi Simbol Kritik Sosial.
BACA JUGA:Perkuat Fundamental Bisnis Melalui Transformasi, BRI Cetak Laba Rp 26,53 Triliun
Generasi Muda Melek Finansial, Daerah Semakin Kuat
Dalam sambutannya, H. Rustam Effendi menekankan bahwa edukasi keuangan adalah fondasi penting yang harus dimiliki oleh pemuda di tengah arus globalisasi dan tantangan ekonomi yang kompleks.
“Pemuda yang cerdas secara finansial akan lebih siap dalam menghadapi masa depan dan mampu berperan aktif dalam membangun daerahnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa semangat “Linggau Juara” harus didukung oleh generasi muda yang bukan hanya berprestasi, tapi juga mandiri secara ekonomi dan kreatif dalam berkarya. Pemerintah Kota Lubuk Linggau terus mendorong lahirnya wirausaha muda melalui pelatihan, akses permodalan, hingga pendampingan bisnis secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Korban Tewas di Gaza Tembus 60.100 Jiwa, Dunia Kian Bungkam Hadapi Genosida Israel.
BACA JUGA:Check In Bawa TV, Check Out Masuk Bui: Aksi Nekat Warga Slogohimo
OJK: Waspada Pinjol dan Investasi Bodong
Turut hadir dalam acara ini, Abdul Muin Akmal Padang, Asisten Deputi Direktur OJK Sumsel, yang menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan peran OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dalam mengawasi sektor jasa keuangan, termasuk perbankan, pasar modal, dan asuransi.
“Masyarakat harus paham mana layanan keuangan yang legal dan aman. Jangan sampai terjebak pinjaman online ilegal atau investasi bodong,” tegasnya.
OJK mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih cermat dalam memilih produk keuangan serta memanfaatkan layanan yang sah dan diawasi otoritas resmi.
Sumber: