Terseret Arus Sungai Ogan, Warga Musi Rawas Meninggal Dunia
Terseret Arus Sungai Ogan, Warga Musi Rawas Meninggal Dunia--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Peristiwa duka terjadi di aliran Sungai Ogan, Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Seorang pria buruh harian lepas dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang menyeberangi sungai.
BACA JUGA:Kisah Pilu Ibu Siti, Anak Meninggal Usai Diduga Alami Bullying di Sekolah
BACA JUGA:Update Lengkap Pendaftaran CPNS 2026: Jadwal, Formasi, dan Syaratnya
Korban diketahui bernama Ari Andrian (35), warga Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu sore sekitar pukul 17.20 WIB.
Berdasarkan keterangan di lokasi kejadian, korban saat itu sedang mandi di Sungai Ogan bersama dua orang rekannya. Awalnya, mereka berenang di tepi sungai seperti biasa. Namun, tanpa diduga, korban nekat berenang seorang diri untuk menyeberangi Sungai Ogan yang memiliki arus cukup deras.
BACA JUGA:Resmi! UMK Musi Rawas 2026 Tembus Rp. 4,05 Juta, Perusahaan Diminta Patuh Aturan
BACA JUGA:Disebut di Al-Qur’an, Tanaman Ini Bikin Warga Arab Berbondong-bondong ke Indonesia
Saat berada di tengah sungai, korban terlihat berusaha berbalik arah dan sempat meminta pertolongan kepada rekan-rekannya. Namun derasnya arus Sungai Ogan membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri. Beberapa saat kemudian, tubuh korban terseret arus dan tenggelam di hadapan rekan-rekannya.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan upaya pencarian secara manual. Pencarian dilakukan dengan menyisir area sungai dan melakukan penyelaman sederhana dengan alat seadanya.
BACA JUGA:Nyaman untuk Orang Tua, Ini 3 Mobil Bekas Daihatsu yang Cocok untuk Lansia
BACA JUGA:Tak Ada Perbedaan, Atribut PDH PPPK Paruh Waktu 2026 Sama dengan ASN Lainnya
Sekitar pukul 21.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah ditemukan tidak jauh dari lokasi awal korban tenggelam, berjarak sekitar lima meter, melalui penyelaman manual dengan bantuan penerangan senter.
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., membenarkan adanya peristiwa warga tenggelam tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah.
Sumber: