Kenakan Kebaya dan Rambut Sasak, Pramugari Gadungan Nekat Terbang dan Viral di Palembang
Kenakan Kebaya dan Rambut Sasak, Pramugari Gadungan Nekat Terbang dan Viral di Palembang--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Aksi nekat seorang perempuan muda berinisial KN (23) mendadak viral di media sosial setelah dirinya ketahuan menyamar sebagai pramugari Batik Air saat menumpang pesawat rute Palembang (PLM)–Jakarta (CGK). Peristiwa ini menuai perhatian publik usai videonya beredar luas di Instagram.
BACA JUGA:Wali Kota Lubuk Linggau Hadiri Panen Raya Nasional, Dinas Pertanian Salurkan Alsintan
BACA JUGA:Mengapa Gulai Bersantan Begitu Melekat di Sumatera? Ini Penjelasan Sejarahnya
Dalam unggahan akun @jabodetabek24info, KN terlihat mengenakan seragam layaknya pramugari lengkap dengan kebaya, rambut sasak rapi, serta kartu identitas yang diklaim sebagai ID sekolah pramugari Batik Air. Ia bahkan disebut masuk ke area bandara melalui jalur fast track dengan mengaku sebagai cabin crew.
Padahal, berdasarkan keterangan yang beredar, KN membeli tiket pesawat secara resmi seperti penumpang pada umumnya sehingga dapat lolos saat proses boarding.
“Saat proses boarding, yang bersangkutan lolos karena memiliki boarding pass. Namun ketika berada di dalam pesawat dan ditanya oleh awak kabin aktif, jawabannya tidak sinkron dengan standar pramugari,” tulis keterangan unggahan tersebut.
BACA JUGA:PS5 Bersiap Hadirkan 40 Lebih Game di 2026, Remake Ikonik dan Marvel Jadi Sorotan
BACA JUGA:Kepala Puskesmas Sidorejo Bantah Isu Nepotisme, Sebut Nakes Silvia Langgar Kontrak
Kecurigaan Muncul di Bandara Soekarno-Hatta
Kecurigaan awak kabin semakin menguat ketika pesawat mendarat di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Petugas Aviation Security (Avsec) yang telah mendapat laporan kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap KN.
Saat dimintai keterangan, KN tetap bersikeras mengaku sebagai pramugari Batik Air dan menunjukkan kartu identitas yang diduga tidak asli. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk penanganan lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, KN mengaku pernah melamar menjadi pramugari Batik Air, namun tidak lolos seleksi.
“Yang bersangkutan malu kepada keluarga di Palembang. Ia mengenakan baju maskapai agar keluarganya percaya seolah-olah sudah bekerja sebagai pramugari,” ujar Yandri Mono saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).
BACA JUGA:Respon Cepat IKM dan Dinsos Pulangkan Warga Agam ke Kampung Halaman
Sumber: