Warga Resah, Bocah 11 Tahun di Lubuklinggau Meninggal Akibat DBD

Warga Resah, Bocah 11 Tahun di Lubuklinggau Meninggal Akibat DBD

Warga Resah, Bocah 11 Tahun di Lubuklinggau Meninggal Akibat DBD--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue (DBD). Korban bernama Bilqis Dwi Ufaira, warga Jalan Warigin Lintas, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

Bilqis menghembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan intensif di RS Siti Aisyah Lubuklinggau, pada Kamis (8/1/2026). Almarhumah diketahui merupakan siswi kelas V sekolah dasar.

BACA JUGA:Terobosan Teknologi! Finlandia Berhasil Kirim Listrik Tanpa Kabel Seperti Wi-Fi

BACA JUGA:Perkawinan Siri Tak Bisa Dipidana, Begini Tafsir UU Perkawinan dan KUHP Baru

Kronologi Awal Sakit hingga Meninggal Dunia

Menurut keterangan Febriani, ibu korban, gejala awal yang dialami putrinya mulai dirasakan sejak Jumat (2/1/2026). Saat itu, Bilqis mengalami demam tinggi disertai telapak tangan terasa dingin.

Korban sempat dibawa berobat dan mendapatkan suntikan di sekitar tempat tinggalnya. Namun, kondisinya belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Pada Senin (5/1/2026), meskipun masih dalam kondisi sakit, Bilqis tetap bersekolah. Namun, kesehatannya semakin menurun hingga mengalami mual dan demam tinggi. Keesokan harinya, korban kembali masuk sekolah, tetapi dipulangkan oleh guru karena terlihat pucat dan lemas.

“Dibawa ke dokter dan sempat didiagnosis amandel, tapi kondisinya tidak membaik. Malamnya demam tinggi dan badannya terasa sakit semua,” ujar Febriani, Jumat (9/1/2026).

BACA JUGA:Ramadhan Tak Hentikan Program Makan Bergizi Gratis, BGN Fokus 1.000 Hari Pertama Kehidupan

BACA JUGA:Coffee Morning Rutin Jadi Wadah Evaluasi dan Penguatan Soliditas Pegawai Lapas Narkotika Muara Beliti

Dinyatakan Positif DBD

Karena kondisi Bilqis semakin lemah, pihak keluarga akhirnya membawanya ke rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan darah, dokter menyatakan korban positif terjangkit DBD.

Bilqis kemudian menjalani perawatan intensif. Setelah dua hari dirawat, kondisinya sempat menunjukkan tanda-tanda membaik. Bahkan, pada Kamis pagi, korban sempat makan dengan lahap.

Sumber: