Mobil Di-Take Over, Cicilan Tak Dibayar, Warga Lubuklinggau Lapor Polisi

Mobil Di-Take Over, Cicilan Tak Dibayar, Warga Lubuklinggau Lapor Polisi

Mobil Di-Take Over, Cicilan Tak Dibayar, Warga Lubuklinggau Lapor Polisi--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Masyarakat diingatkan untuk berhati-hati saat melakukan take over mobil kredit secara pribadi tanpa melalui prosedur resmi. Pasalnya, jika tidak dilakukan dengan benar, risiko kerugian bisa terjadi seperti yang dialami seorang warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

BACA JUGA:Lengkap! Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

BACA JUGA:Bank Sumsel Babel berikan Tabungan Pesirah Junior Kepada Pemenang Event Surah Pendek Silampari TV dan WE Hotel

 

Seorang pria bernama Panca, warga Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, melaporkan dugaan penipuan yang dialaminya ke Polres Lubuklinggau pada Selasa (10/3/2026). Panca mengaku mobil miliknya yang diambil alih oleh seseorang justru tidak dibayarkan cicilannya dan diduga telah dijual.

BACA JUGA:Yakult Lubuklinggau Turut Meriahkan Lomba Hafalan Surah Pendek Silampari TV dan WE Hotel

BACA JUGA:Semarak Silampari TV dan WE Hotel Lubuklinggau Sukses Gelar Lomba Hafalan Surah Pendek untuk Anak 2026

Tidak hanya Panca, kasus ini disebut juga menimpa tiga korban lainnya yakni Junaidi, Darren, serta Dimas yang berasal dari Bengkulu.

BACA JUGA:Pilih Telur Ayam atau Telur Bebek untuk Sahur? Ini Perbandingan Nutrisi dan Manfaatnya

BACA JUGA:Menu Lebaran Praktis: Dua Resep Nasi Gurih Lezat yang Bisa Dibuat dengan Rice Cooker

Menurut cerita Panca, peristiwa tersebut bermula pada Februari 2025 ketika dirinya membeli sebuah mobil bekas melalui dealer dengan sistem kredit dari perusahaan leasing. Saat itu ia membayar uang muka sebesar Rp. 25 juta dengan cicilan bulanan Rp. 2.694.000.

BACA JUGA:Inilah Sang Juara Semarak Silampari TV & WE Hotel Lubuklinggau, Selamat Kepada Semua Pemenang

BACA JUGA:Sering Jadi Menu Buka Puasa, Benarkah Timun Suri Bisa Atasi Dehidrasi dan Asam Lambung?

Namun setelah berjalan sekitar tiga bulan, Panca mengaku kesulitan untuk melanjutkan pembayaran cicilan mobil tersebut.

“Setelah tiga bulan berjalan saya sudah tidak sanggup lagi membayar cicilannya. Kemudian saya meminta bantuan ayah untuk mencarikan orang yang bersedia take over kredit mobil tersebut,” jelas Panca.

BACA JUGA:Kue Lebaran Favorit: Ini Resep Putri Salju Lembut dan Manis Legit yang Mudah Dibuat di Rumah

BACA JUGA:Kebiasaan Scroll Media Sosial Berlebihan Bisa Picu Kecemasan pada Remaja

Tidak lama kemudian, muncul seseorang yang mengaku bersedia melanjutkan kredit mobil tersebut. Orang tersebut diketahui bernama Obit yang saat itu menunjukkan KTP dengan alamat Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II.

BACA JUGA:Modus Pegawai Bank, Pria di Musi Rawas Tipu Ibu Rumah Tangga hingga Jutaan Rupiah

BACA JUGA:Digigit Ular Kobra Saat Ngopi di Teras, Pria di Musi Rawas Meninggal Dunia

Panca kemudian sepakat untuk mengalihkan kredit mobil tersebut. Bahkan ia menerima uang sebesar Rp. 27 juta dari orang tersebut sebagai bagian dari kesepakatan take over.

Namun setelah proses pengalihan dilakukan, ternyata cicilan mobil tidak pernah dibayarkan oleh pihak yang mengambil alih.

BACA JUGA:Kasus Campak di Indonesia Meningkat, IDAI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak

BACA JUGA:Anti Rewel Saat Mudik! Ini 9 Cara Mencegah Anak Mabuk Perjalanan

“Setelah itu ternyata kreditnya tidak dibayarkan sesuai perjanjian. Akhirnya saya sendiri yang terpaksa membayar cicilan karena kalau tidak ada risiko dari pihak leasing. Sampai sekarang sudah saya bayar sekitar 13 bulan,” ungkapnya.

BACA JUGA:Jersey Baru Timnas Indonesia Dirilis, Erick Thohir Soroti Unsur Batik dan Tenun sebagai Identitas Budaya

BACA JUGA:Polres Lubuklinggau Gelar Bazar Pasar Murah dalam Program

Merasa curiga, Panca kemudian mencoba melacak keberadaan orang yang mengambil alih mobil tersebut. Dari hasil penelusuran, ia menemukan bahwa identitas yang digunakan diduga palsu.

“KTP yang digunakan ternyata palsu dan alamat yang tercantum juga tidak sesuai,” katanya.

BACA JUGA:Ratusan Pelajar Ikuti Tes TIU & TWK Seleksi Calon Paskibraka Kota Lubuklinggau Tahun 2026

BACA JUGA:DPRD Lubuk Linggau Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan 13 Raperda dalam Propemperda 2026

Setelah melakukan pencarian lebih lanjut, Panca akhirnya mengetahui bahwa orang tersebut diduga berasal dari Desa Batu Gane, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas.

Ia bahkan sempat mendatangi rumah yang diduga milik pelaku. Namun menurut keterangan yang didapatkannya, mobil tersebut disebut sudah dijual.

BACA JUGA:Hati-Hati! Bintik Hitam di Botol Minum Bisa Jadi Tanda Jamur dan Bakteri

BACA JUGA:DPRD Kota Lubuk Linggau Gelar Paripurna Tanggapan Eksekutif Terhadap 5 Raperda

“Saya sempat melacak keberadaan mobil itu. Awalnya diketahui berada di Wairingin, lalu berpindah ke Curup, dan terakhir informasi yang saya dapat mobil tersebut berada di Bengkulu Tengah,” jelasnya.

Selain dirinya, Panca juga mengungkapkan bahwa beberapa orang lain mengalami kejadian serupa dengan pelaku yang diduga masih memiliki hubungan keluarga dan berasal dari desa yang sama.

BACA JUGA:Wabup Musi Rawas Hadiri Operasi Pasar Murah MURA, Bantu Warga Dapatkan Pangan Terjangkau

BACA JUGA:Jelang Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, Kalapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Rapat Penguatan Tupoksi Pemasyarakat

“Korban bukan hanya saya. Ada juga Junaidi, Darren, dan Dimas. Pelakunya diduga bukan satu orang, tapi masih kerabat dan berasal dari desa yang sama,” ujarnya.

BACA JUGA:Polres Musi Rawas Siap Amankan Mudik, Apel Operasi Ketupat 2026 Digelar

BACA JUGA:KPK Tahan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Korupsi Kuota Haji

Kasus dugaan penipuan ini kini telah dilaporkan ke Polres Lubuklinggau. Panca berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati jika ingin melakukan take over kendaraan secara pribadi tanpa melalui pihak leasing atau prosedur resmi.

BACA JUGA:Suami di Muratara Diamankan Polisi Usai Aniaya Istri Gara-Gara Sarapan

BACA JUGA:Kulit Tetap Sehat di Usia 40 Tahun, Ini 3 Kandungan Skincare yang Direkomendasikan Dermatolog

Sumber: