Niat Membahagiakan Orang Tua Berbuah Manis, Nisa Dapat Sekolah Pramugari Gratis

Niat Membahagiakan Orang Tua Berbuah Manis, Nisa Dapat Sekolah Pramugari Gratis

Niat Membahagiakan Orang Tua Berbuah Manis, Nisa Dapat Sekolah Pramugari Gratis--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Kisah Khairun Nisa alias Nisya, perempuan yang sempat viral karena menyamar sebagai pramugari Batik Air, kini berujung manis. Setelah ramai diperbincangkan di media sosial, Nisya mendapatkan kesempatan emas berupa pendidikan pramugari gratis dari Aeronef Academy Indonesia.

BACA JUGA:Kecelakaan Motor di Bandar Lampung, Polisi Alami Kejang dan Dilarikan ke RS

BACA JUGA:Ruas Jalan Nasional di Desa Petunang Sudah Ditimbun Tanah, Warga Harap Perbaikan Permanen

Melalui akun Instagram resminya, @aeronefacademy.official, Aeronef Academy secara terbuka mengundang Nisya untuk mengikuti pendidikan pramugari secara penuh tanpa dipungut biaya.

“Kami secara resmi memanggil Kak Nisa untuk mengikuti pendidikan pramugari 100 persen gratis di Aeronef Indonesia. Kami ingin membantu Kak Nisa mewujudkan mimpi mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi,” tulis pihak Aeronef Academy, Selasa (13/1/2026).

Pihak sekolah pramugari tersebut menilai perjuangan Nisya patut diapresiasi. Sebelumnya, perempuan asal Palembang itu mengaku nekat menyamar sebagai awak kabin lantaran malu kepada orang tuanya setelah menjadi korban penipuan.

BACA JUGA:Heboh Video Guru Diduga Dikeroyok Murid di Jambi, Disdik Ambil Langkah

BACA JUGA:Ramai Video Protes Kepala Sekolah soal MBG, SPPG Sindang Sari Beri Klarifikasi

Nisya sempat dijanjikan bisa bekerja sebagai pramugari oleh seseorang di Jakarta dengan syarat membayar uang sebesar Rp30 juta. Tergiur janji tersebut, ia pun mengabari orang tuanya bahwa impiannya menjadi pramugari akan segera terwujud. Namun kenyataannya, uang tersebut raib dan pekerjaan yang dijanjikan tak pernah ada.

Karena sudah terlanjur memberi kabar bahagia kepada keluarganya, Nisya akhirnya mengambil jalan pintas dengan menyamar sebagai pramugari Batik Air dan bergabung bersama kru kabin lainnya saat penerbangan dari Palembang menuju Jakarta.

BACA JUGA:Penguatan Tugas dan Etika Kerja, Kepala KPLP Beri Pembekalan pada Peserta Magang Lapas Narkotika Muara Beliti

BACA JUGA:Dukung Program Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Rapat Panen Raya

Aksi penyamaran itu akhirnya terbongkar. Meski penampilannya nyaris sempurna, awak kabin lain menyadari ada kejanggalan dan Nisya pun diamankan pihak kepolisian setibanya di Jakarta. Dalam pemeriksaan, perempuan berusia 23 tahun tersebut mengaku nekat berbohong karena menjadi korban penipuan dan ingin menjaga perasaan orang tuanya.

Mengetahui latar belakang tersebut, Aeronef Academy Indonesia menilai bahwa tindakan Nisya didorong oleh niat untuk membanggakan keluarga, bukan semata-mata ingin menipu.

Sumber:

Berita Terkait