Miris, Bocah Kelas V SD Jadi Sasaran Begal di Jalan Sepi Lubuklinggau
Miris, Bocah Kelas V SD Jadi Sasaran Begal di Jalan Sepi Lubuklinggau--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Seorang bocah sekolah dasar di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menjadi korban aksi begal bersenjata tajam. Korban bernama Rifki (11), siswa kelas V SD, harus kehilangan sepeda motor milik orang tuanya saat sedang belajar mengendarai motor di sekitar lingkungan rumah.
BACA JUGA:Ciut Dikepung Polisi, Bandit Motor Wartawan Lubuklinggau Ditangkap
BACA JUGA:Panen Raya di Lapas Narkotika Muara Beliti, Wujud Dukungan Ketahanan Pangan
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Nikan Jaya tembus Laboratorium Kesehatan, Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, pada Rabu (14/1/2026) sore. Aksi pelaku membuat korban mengalami trauma meski tidak mengalami luka fisik.
Orang tua korban, Yulli, mengungkapkan kejadian bermula ketika Rifki berlatih mengendarai sepeda motor seorang diri. Saat melintas di simpangan menuju Perumnas Nikan Jaya Blok G, korban tiba-tiba dihentikan oleh dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor bebek berwarna hitam.
BACA JUGA:Perkuat Integritas, Kalapas Narkotika Muara Beliti Ingatkan Disiplin Pegawai
BACA JUGA:WiFi Lemot? Bisa Jadi Dipakai Orang Lain, Begini Cara Mengeceknya
“Pelaku awalnya berpura-pura bertanya arah jalan tembus ke Laboratorium Kesehatan,” kata Yulli, Kamis (15/1/2026).
Saat korban berhenti untuk menjawab, salah satu pelaku langsung menyerobot sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Rifki dan memaksanya turun. Motor sempat terjatuh sebelum akhirnya berhasil dibawa kabur oleh pelaku.
BACA JUGA:Rem Blong, Truk Fuso Seruduk Rumah Warga di Jalur Curup–Lubuklinggau
BACA JUGA:Niat Membahagiakan Orang Tua Berbuah Manis, Nisa Dapat Sekolah Pramugari Gratis
Korban yang panik sempat memegang bahu salah satu pelaku karena tidak terima. Namun, pelaku justru mengancam dengan senjata tajam yang diselipkan di pinggangnya.
“Pelaku mau mencabut pisau sambil berkata ‘gek kutujah kau’. Karena takut, anak saya langsung melepaskan dan mundur,” ungkap Yulli.
Setelah mengancam korban, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah Laboratorium Kesehatan dengan membawa sepeda motor korban.
Sumber: