Telapak Tangan Sering Berkeringat, Apakah Pertanda Masalah Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Telapak Tangan Sering Berkeringat, Apakah Pertanda Masalah Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Telapak Tangan Sering Berkeringat, Apakah Pertanda Masalah Jantung? Ini Penjelasan Dokter--foto: ist

SILAMPARITV.CO.ID - Telapak tangan yang sering terasa basah akibat keringat berlebih kerap memicu kekhawatiran. Tidak sedikit orang yang mengaitkan kondisi ini dengan penyakit serius, termasuk gangguan jantung, terlebih jika muncul secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas. Namun, apakah anggapan tersebut benar secara medis?

BACA JUGA:Wajib Tahu! 7 Cara Mencegah Rontok Bunga dan Buah Muda Tabulampot

BACA JUGA:Warga Desa Sugi Waras Musi Banyuasin Demo, Tuntut Perhatian Pemerintah soal Jalan Rusak

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Dian Larasati, SpJP(K) FIHA FSCAI dari BraveHeart RS Brawijaya Saharjo menegaskan bahwa tidak ada kaitan langsung antara telapak tangan yang sering berkeringat dengan penyakit jantung.

Menurut dokter yang akrab disapa dr Atie tersebut, hingga kini tidak ada penjelasan medis yang menyebutkan telapak tangan basah sebagai tanda khusus penyakit jantung. Ia menilai kondisi tersebut lebih sering berkaitan dengan faktor lain di luar kesehatan jantung.

BACA JUGA:Minyak Jelantah Keruh dan Bau? Ini Cara Menjernihkan dengan Bahan Alami yang Mudah Didapat

BACA JUGA:Resmi Meluncur, Motorola G17 dan G17 Power Usung Baterai Besar di Kelas Entry-Level

Dr Atie juga menyebutkan bahwa telapak tangan yang mudah berkeringat bisa saja dipengaruhi oleh faktor keturunan atau genetik. Meski demikian, ia menyarankan pemeriksaan medis tetap dilakukan jika seseorang merasa ragu atau khawatir, guna memastikan apakah ada kondisi tertentu yang mendasarinya atau tidak.

Pendapat serupa disampaikan oleh spesialis jantung dan pembuluh darah dr Deddy Hermawan Susanto, SpJP(K), FIHA, FAsCC, FAPSC. Ia menjelaskan bahwa kondisi telapak tangan yang sering berkeringat umumnya disebabkan oleh hiperhidrosis, yaitu keadaan tubuh memproduksi keringat secara berlebihan.

BACA JUGA:Tak Jera, Residivis Curanmor di Lubuklinggau Kembali Beraksi Usai Bebas dari Penjara

BACA JUGA:Sambut Ramadhan 1447 H, Lapas Narkotika Muara Beliti Perkuat Pembinaan Keagamaan

Dr Deddy menyebutkan bahwa hiperhidrosis dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti cuaca panas, tingkat stres yang tinggi, rasa cemas, hingga metabolisme tubuh yang relatif lebih aktif. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak memiliki hubungan langsung dengan penyakit jantung.

Mengacu pada informasi dari Mayo Clinic dan Healthline, hiperhidrosis tidak hanya terjadi pada telapak tangan, tetapi juga bisa muncul di kaki, ketiak, maupun wajah. Selain faktor lingkungan dan aktivitas fisik, kondisi emosional seperti kecemasan juga berperan besar dalam memicu keringat berlebih.

BACA JUGA:Sambut Ramadhan 1447 H, Lapas Narkotika Muara Beliti Perkuat Pembinaan Keagamaan

Sumber: