Aksi Protes Warga Warnai Razia di Empat Lawang, Rekaman Jadi Sorotan Publik
Aksi Protes Warga Warnai Razia di Empat Lawang, Rekaman Jadi Sorotan Publik--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Sebuah video yang memperlihatkan perdebatan antara seorang warga dan petugas kepolisian di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, ramai diperbincangkan di media sosial. Rekaman tersebut menjadi viral setelah diunggah oleh akun TikTok dan memicu beragam tanggapan dari warganet.
Dalam video yang beredar, tampak seorang pria paruh baya menghampiri aparat kepolisian yang tengah melakukan penertiban terhadap pengendara sepeda motor. Penertiban itu disebut dilakukan karena pelanggaran lalu lintas, salah satunya pengendara yang tidak menggunakan helm.
BACA JUGA:Dokter Sarankan Waktu Ideal Berolahraga Selama Ramadhan
BACA JUGA:Grand Opening Cafe & Resto Bale Air, Bupati Musi Rawas Resmikan Destinasi Kuliner Baru
Pria tersebut kemudian mempertanyakan dasar pelaksanaan kegiatan di lapangan. Ia meminta petugas menunjukkan surat perintah tugas (sprint) sebagai dokumen resmi yang lazim dijadikan landasan operasi kepolisian, termasuk razia atau kegiatan penegakan hukum lainnya.
Sprint sendiri merupakan surat perintah yang dikeluarkan oleh pimpinan satuan sebagai dasar hukum pelaksanaan tugas tertentu. Dokumen ini umumnya memuat waktu, lokasi, jenis kegiatan, serta personel yang terlibat.
BACA JUGA:Siang Bolong Digerebek, Oknum ASN Kepahiang Terancam Sanksi
BACA JUGA:Tipu 355 Kontrak Pembiayaan Motor, Karyawan Leasing Dihukum 3 Tahun 10 Bulan
Dalam rekaman, petugas yang berada di lokasi tampak tidak langsung memperlihatkan dokumen yang dimaksud. Situasi itu memicu diskusi lebih lanjut antara warga dan aparat.
Selain soal legalitas, warga juga menyoroti lokasi razia yang disebut berada di tikungan jalan. Ia menilai posisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan dan meminta agar operasi dilakukan sesuai prosedur keselamatan lalu lintas, termasuk pemasangan rambu atau tanda pemberitahuan.
BACA JUGA:Kasus Investasi Bodong Mengemuka, Total Kerugian Sentuh Rp. 4 Miliar di Lubuklinggau
BACA JUGA:Kecelakaan Tunggal di Tuah Negeri, Truk Sayur Hantam Rumah
Menanggapi hal itu, petugas dalam video menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan sebagai bagian dari patroli keamanan. Aparat menyebut kawasan tersebut kerap menjadi titik laporan tindak kriminal, sehingga diperlukan pengawasan sekaligus penindakan.
Video tersebut pun menuai perhatian luas. Sebagian warganet mendukung langkah warga yang dinilai kritis terhadap prosedur, sementara lainnya menegaskan pentingnya razia demi ketertiban dan keselamatan bersama.
Sumber: