Kurang dari 24 Jam, Pelaku Tawuran di Tanah Periuk Berhasil Diidentifikasi
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Tawuran di Tanah Periuk Berhasil Diidentifikasi--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Aparat dari Polsek Lubuk Linggau Selatan I bergerak sigap menindaklanjuti keresahan masyarakat setelah beredarnya video viral yang memperlihatkan aksi tawuran remaja di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, Kelurahan Tanah Periuk, pada Minggu dini hari (15/02/2026). Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengungkap identitas dan mengamankan para remaja yang diduga terlibat.
Langkah cepat tersebut dipimpin oleh Plt. Kapolsek Lubuk Linggau Selatan I, Iptu Dedi Ardiyanto, bersama Kanit Reskrim Ipda Hari Ardiansyah dan personel opsnal. Penanganan dilakukan melalui pendekatan penyelidikan berbasis identifikasi lapangan dengan memanfaatkan rekaman video yang beredar di media sosial.
BACA JUGA:Lapas Lubuklinggau Borong Dua Penghargaan IKPA 2025 pada Stakeholder’s Day 2026
BACA JUGA:Pengedar Sabu Ucok Calok Ditangkap, Polisi Lakukan Penyamaran di Lubuklinggau
Penelusuran Dimulai dari Video Viral
Berbekal bukti visual, petugas melakukan pelacakan hingga mendatangi kediaman orang tua seorang remaja berinisial MA (15), pelajar asal Kelurahan Marga Mulya. Saat dimintai keterangan di hadapan orang tuanya, MA mengakui keterlibatannya dalam insiden tawuran tersebut.
Dari pengakuan MA, polisi kemudian mengantongi nama empat remaja lain yang diduga ikut serta, masing-masing RO (18), SR (17), TA (16), dan ESW (16). Mayoritas dari mereka masih berstatus pelajar.
BACA JUGA:Tawuran Remaja Pecah di Tengah Jalan Lubuklinggau, Polisi Diminta Bertindak Tegas
BACA JUGA:Tim Macan Lubuklinggau Tangkap Residivis Pencurian Toko Pertanian, Kerugian Capai Rp. 3,7 Juta
Sajam Disita, Disembunyikan di Rumah Pelaku
Dalam proses pengembangan, petugas menemukan barang bukti berupa satu bilah celurit berwarna hitam yang diduga digunakan saat tawuran. Senjata tajam itu ditemukan tersembunyi di bawah sofa di rumah remaja berinisial RO.
“Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan orang lain. Kami sangat menyayangkan keterlibatan para pelajar dalam peristiwa seperti ini,” ujar Iptu Dedi Ardiyanto.
BACA JUGA:Selama Bulan Suci Ramadhan 2026, Hiburan Malam di Lubuklinggau Dihentikan Operasionalnya
BACA JUGA:Baru Kenal di Omi, Wanita Musi Rawas Jadi Korban Penipuan Saat Kencan
Sumber: