Keterlambatan Pengantaran, MBG di SMP Negeri 5 Lubuklinggau Gagal Didistribusikan

Keterlambatan Pengantaran, MBG di SMP Negeri 5 Lubuklinggau Gagal Didistribusikan

Keterlambatan Pengantaran, MBG di SMP Negeri 5 Lubuklinggau Gagal Didistribusikan--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 5 Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menjadi sorotan publik setelah sebuah video memperlihatkan paket makanan dikembalikan akibat keterlambatan pengiriman.

BACA JUGA:Jalan Lintas Musi Rawas–PALI Ambles di Desa Tambangan, Polisi Pasang Garis Pengaman

BACA JUGA:Bangun Akhlak dan Spiritual, Lapas Narkotika Muara Beliti Intensifkan Pembinaan Rohani bagi WBP Perempuan

Rekaman berdurasi kurang dari satu menit yang beredar luas di media sosial menunjukkan mobil pengantar MBG harus berbalik arah karena para siswa telah pulang lebih dulu. Dalam narasi video tersebut disebutkan bahwa murid dan wali murid sudah menunggu cukup lama sebelum akhirnya memutuskan meninggalkan sekolah.

BACA JUGA:Semangat Ramadan, Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Tetap Produktif Lewat Program Giatja

BACA JUGA:Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin Wafat, Sempat Dirawat Intensif di Jakarta

Kepala SMPN 5 Lubuklinggau, Syamsir, membenarkan adanya keterlambatan distribusi pada hari itu. Ia menjelaskan bahwa pihak sekolah sebelumnya telah menyampaikan jadwal kepulangan siswa pukul 11.00 WIB. Namun hingga lebih dari satu jam setelah waktu tersebut, makanan belum juga tiba.

BACA JUGA:7 Cara Efektif Bangunkan Sahur Tanpa Ribut, Dijamin Lebih Tenang dan Hangat

BACA JUGA:Febrian Saputra Resmi Jabat Kadiskominfotiksan Musi Rawas, Delapan Pejabat Eselon II Dilantik

“Anak-anak sudah menunggu cukup lama. Karena tidak ada kepastian, orang tua akhirnya mengajak mereka pulang. Sekitar pukul 12.30 WIB baru paket MBG sampai di sekolah,” jelasnya.

BACA JUGA:Suami Gerebek Istri di Lubuklinggau, Kasus Berakhir Damai

BACA JUGA:Penyegaran Birokrasi, Pemkab Musi Rawas Kukuhkan 8 Pejabat Baru

Karena siswa sudah tidak berada di lokasi, guru menyarankan agar makanan tidak dibagikan saat itu. Pihak sekolah kemudian meminta agar pendistribusian dilakukan kembali pada hari berikutnya agar tetap tepat sasaran.

BACA JUGA:Ingin Turun Berat Badan Saat Ramadan? Coba 10 Menu Diet Sehat Ini untuk Sahur dan Berbuka

Sumber:

Berita Terkait