Pemprov Sumsel Gelar Operasi Pasar Murah Selama Ramadan 2026, Ini Jadwal dan Lokasinya
Pemprov Sumsel Gelar Operasi Pasar Murah Selama Ramadan 2026, Ini Jadwal dan Lokasinya--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan (BI Sumsel) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Program ini dilakukan sebagai langkah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
BACA JUGA:Kulit Kusam Meski Rajin Olahraga? Ini Kesalahan yang Sering Tidak Disadari
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra mengatakan kegiatan perdana operasi pasar murah dilaksanakan pada 5 Maret 2026 di Komplek Ilir Barat Permai, Kota Palembang. Kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons perkembangan inflasi di Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Tips Sahur agar Tidak Mudah Haus Saat Puasa, Ini Takaran Air Putih yang Dianjurkan
BACA JUGA:Silampari TV & WE Hotel Lubuklinggau Gelar Lomba Hafalan Surat Pendek, Ini Teknis Perlombaannya!
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi di Sumsel pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,36 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) dan 0,58 persen secara bulanan atau month-to-month (mtm). Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan Januari 2026 yang tercatat sebesar 3,33 persen (yoy) dan 0,05 persen (mtm).
BACA JUGA:Komitmen Ketahanan Pangan, Giatja Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Lakukan Pemantauan Rutin
BACA JUGA:Bayi Perempuan Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Sepucuk Surat Diduga dari Kakaknya Mengharukan Warga
Secara historis, periode Ramadan dan Idul Fitri memang sering memicu kenaikan harga, terutama pada kelompok komoditas makanan, minuman, serta tembakau.
Sebagai upaya pengendalian harga, Operasi Pasar Murah akan dilaksanakan di empat lokasi berbeda selama Ramadan 2026. Lokasi tersebut antara lain Komplek Ilir Barat Permai pada 5 Maret, Halaman UPTD Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan pada 10 Maret, Halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan pada 11 Maret, serta TPA Sukawinatan pada 17 Maret 2026.
BACA JUGA:Dunia Sepak Bola Berduka, Legenda Timnas Riono Asnan Tutup Usia
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan 14 komoditas pangan strategis yang dijual dengan harga subsidi. Program ini mendapat dukungan dari Bank Indonesia, sejumlah BUMN, BUMD, serta instansi vertikal terkait.
Besaran subsidi yang diberikan berkisar antara Rp4.000 hingga Rp20.000 per kilogram untuk masing-masing komoditas.
Beberapa komoditas yang dijual dalam operasi pasar tersebut di antaranya minyak goreng, gula pasir, bawang merah, bawang putih, berbagai jenis cabai, daging ayam ras, daging beku, hingga aneka ikan.
Selain itu, beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga dijual dengan harga Rp56.000 per lima kilogram. Pada setiap lokasi kegiatan disediakan alokasi sekitar delapan ton beras SPHP.
Sumber: