Nilai TKA Siswa SD-SMP Anjlok, Efektivitas Program MBG Mulai Diperdebatkan
Nilai TKA Siswa SD-SMP Anjlok, Efektivitas Program MBG Mulai Diperdebatkan--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Dunia pendidikan Indonesia kembali menjadi sorotan setelah hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 menunjukkan capaian yang masih jauh dari harapan. Data yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperlihatkan kemampuan akademik peserta didik, khususnya pada mata pelajaran Matematika, masih berada pada tingkat yang memprihatinkan.
Hasil tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat, termasuk mengenai sejauh mana dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi akademik siswa.
BACA JUGA:Kalender Juni 2026 Lengkap: Catat Tanggal Merah, Hari Besar, dan Peluang Long Weekend
Nilai Matematika Masih Menjadi Tantangan
Berdasarkan hasil TKA 2026, rata-rata nilai Matematika siswa SD sederajat hanya mencapai 43,41. Sementara itu, nilai Bahasa Indonesia berada di angka 60,14.
Pada jenjang SMP, kondisi serupa juga terjadi. Nilai rata-rata Bahasa Indonesia tercatat 60,83, sedangkan Matematika hanya mencapai 40,34.
Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, menyebut Matematika masih menjadi mata pelajaran dengan capaian terendah di berbagai jenjang pendidikan.
Rendahnya hasil tersebut menunjukkan bahwa tantangan peningkatan kemampuan numerasi siswa Indonesia masih sangat besar, meskipun berbagai program pendidikan telah dijalankan dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:Tips Aman Mencukur Bulu Kemaluan Agar Tidak Gatal dan Terhindar dari Iritasi
BACA JUGA:Segera ! Satlantas Polres Lubuklinggau Gelar Operasi Patuh Musi 2026
Tren Penurunan Sudah Terlihat Sejak Sebelumnya
Fenomena ini bukanlah masalah yang muncul secara tiba-tiba. Hasil TKA tingkat SMA pada tahun 2025 juga menunjukkan capaian yang belum menggembirakan.
Saat itu, rata-rata nilai Bahasa Indonesia berada di angka 55,38, Matematika 36,10, dan Bahasa Inggris hanya 24,93.
Sumber: