Razia Pekat Malam Hari di Bengkulu, Siswi SMK dan Sejumlah Pria Terjaring di Hotel
Razia Pekat Malam Hari di Bengkulu, Siswi SMK dan Sejumlah Pria Terjaring di Hotel--ist
SILAMPARTV.CO.ID - Razia penyakit masyarakat (Pekat) yang digelar aparat gabungan di Kota Bengkulu mengungkap sejumlah temuan mengejutkan. Dalam operasi tersebut, petugas mendapati seorang siswi SMK berada di dalam kamar hotel bersama tiga pria di kawasan Penurunan, Kota Bengkulu, Rabu (4/3/2026) malam.
Razia itu melibatkan personel TNI, Polri, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu. Selain empat orang di kamar tersebut, petugas juga mengamankan beberapa orang lainnya di lokasi berbeda, sehingga total delapan orang dibawa untuk diperiksa.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui dua dari tiga pria yang berada bersama siswi SMK tersebut masih berstatus pelajar. Mereka juga tidak dapat menunjukkan kartu identitas saat dimintai keterangan oleh petugas.
BACA JUGA:Komdigi Nonaktifkan Akun Anak di Bawah 16 Tahun di Sejumlah Platform Mulai 28 Maret 2026
Kabag Ops Polresta Bengkulu, Kompol Yuda Setiawan, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya aparat untuk menekan praktik penyakit masyarakat yang meresahkan warga.
“Dalam operasi tadi kami menemukan beberapa orang di sejumlah lokasi. Kegiatan ini berdasarkan laporan masyarakat terkait dugaan adanya tempat yang menyediakan jasa melalui aplikasi tertentu, baik di hotel maupun losmen,” kata Yuda kepada wartawan, Kamis (5/3/2026). Dikutip dari TribunBengkulu
Ia menjelaskan bahwa seluruh orang yang diamankan akan dimintai keterangan lebih lanjut. Jika ditemukan unsur pelanggaran hukum, kasus tersebut bisa diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
BACA JUGA:Polisi Gagalkan Pengangkutan 80 Ton Batu Bara Ilegal di OKU, Dua Sopir Truk Jadi Tersangka
“Semua yang diamankan akan kami periksa terlebih dahulu. Jika memang ada unsur tindak pidana dan hasil gelar perkara mengarah ke penyidikan, maka proses hukum akan dilanjutkan,” jelasnya.
Menurut Yuda, operasi ini juga dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang Idul Fitri dan selama bulan suci Ramadan.
Sumber: