Kebiasaan Scroll Media Sosial Berlebihan Bisa Picu Kecemasan pada Remaja

Kebiasaan Scroll Media Sosial Berlebihan Bisa Picu Kecemasan pada Remaja

Kebiasaan Scroll Media Sosial Berlebihan Bisa Picu Kecemasan pada Remaja--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Penggunaan media sosial yang berlebihan di kalangan remaja semakin menjadi perhatian para ahli kesehatan mental. Psikolog klinis dewasa lulusan Magister Profesi Klinis Universitas Indonesia, Teresa Indira Andani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, mengingatkan bahwa kebiasaan terlalu sering scroll media sosial dapat memicu berbagai dampak psikologis pada remaja.

BACA JUGA:Modus Pegawai Bank, Pria di Musi Rawas Tipu Ibu Rumah Tangga hingga Jutaan Rupiah

BACA JUGA:Digigit Ular Kobra Saat Ngopi di Teras, Pria di Musi Rawas Meninggal Dunia

Menurut Teresa, salah satu dampak yang paling sering muncul adalah kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain secara berlebihan.

Remaja bisa merasa tidak cukup menarik, tidak cukup populer, atau tidak cukup berhasil karena melihat kehidupan orang lain yang tampak sempurna di media sosial,” ujar Teresa.

BACA JUGA:Anti Rewel Saat Mudik! Ini 9 Cara Mencegah Anak Mabuk Perjalanan

Remaja Rentan Terjebak Perbandingan Sosial

Teresa menjelaskan bahwa sebagian besar konten yang muncul di media sosial biasanya menampilkan sisi terbaik dari kehidupan seseorang. Namun bagi remaja yang masih berada dalam fase pencarian jati diri, hal tersebut dapat menimbulkan kesalahpahaman.

Remaja sering kali belum sepenuhnya mampu membedakan antara realitas kehidupan dan representasi yang ditampilkan di dunia digital.

BACA JUGA:Kasus Campak di Indonesia Meningkat, IDAI Soroti Rendahnya Cakupan Imunisasi Anak

Akibatnya, perbandingan sosial yang terjadi terus-menerus dapat memengaruhi harga diri dan rasa percaya diri mereka.

“Jika validasi terlalu bergantung pada likes dan komentar, harga diri menjadi sangat eksternal. Artinya, rasa percaya diri bergantung pada respons orang lain,” jelas Teresa.

BACA JUGA:Jersey Baru Timnas Indonesia Dirilis, Erick Thohir Soroti Unsur Batik dan Tenun sebagai Identitas Budaya

BACA JUGA:Polres Lubuklinggau Gelar Bazar Pasar Murah dalam Program

Sumber: