Viral Anggota DPRD Diduga Bermain Game Saat Rapat, DPRD Jember Siapkan Proses Etik dan Sanksi

Viral Anggota DPRD Diduga Bermain Game Saat Rapat, DPRD Jember Siapkan Proses Etik dan Sanksi

Viral Anggota DPRD Diduga Bermain Game Saat Rapat, DPRD Jember Siapkan Proses Etik dan Sanksi--Net

SILAMPARITV.CO.ID - DPRD Jember tengah menyiapkan langkah etik terhadap salah satu anggota Komisi D, A Syahri Assidiqi, yang viral di media sosial setelah terekam diduga bermain game sambil merokok saat rapat berlangsung.

Ketua DPRD Jember, Abdul Halim, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tindakan anggota dewan tersebut. Ia menegaskan bahwa kasus ini akan diproses melalui Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember sesuai aturan yang berlaku.

“Atas nama pimpinan DPRD Jember, kami menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan anggota kami. Tentunya ini akan ada proses menyangkut etika DPRD. Dan kami juga tegur yang bersangkutan,” kata Halim saat dikonfirmasi, Rabu (13/5).

BACA JUGA:ETLE ODOL Mulai Diuji Coba, Sumsel Catat Pelanggaran Truk Terbanyak di Indonesia

BACA JUGA:Polemik LCC Empat Pilar MPR RI Berlanjut, Dua Juri dan MC Digugat ke PN Jakarta Pusat

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Syahri tampak fokus memainkan ponsel layaknya bermain game ketika Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi D sedang membahas layanan kesehatan pada Senin (11/5). Dalam rekaman tersebut, ia juga terlihat merokok saat rapat berlangsung.

Menurut Halim, DPRD Jember akan memproses dugaan pelanggaran etik itu melalui mekanisme resmi di Badan Kehormatan Dewan. Ia menyebut terdapat kemungkinan pemberian sanksi administratif maupun sanksi disiplin apabila terbukti melanggar kode etik lembaga.

“Prosesnya nanti akan kita proses di BKD (Badan Kehormatan Dewan). Secara kelembagaan mungkin akan ada sanksi administrasi atau sanksi disiplin,” ujarnya.

BACA JUGA:Moderator (MC) Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 Akhirnya Minta Maaf Usai Viral dan Dikecam Netizen

BACA JUGA:Apple Resmi Hadirkan iPhone 17e di Indonesia, Usung MagSafe dan Chip A19

Tak hanya diproses di lingkungan DPRD, kasus tersebut juga akan dibawa ke internal partai. Halim yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Jember mengatakan pihaknya akan melaporkan persoalan itu kepada pimpinan partai di tingkat lebih tinggi.

“Tentu nanti akan kami laporkan ke pimpinan (DPD/DPP),” katanya.

BACA JUGA:Nasib Pilu Korban Selamat Bus ALS di Muratara, Jari Tangan Terancam Diamputasi

BACA JUGA:Polrestabes Palembang Bergerak Cepat Ungkap Dugaan Asusila terhadap Anak

Sumber: