“Ain” Hadirkan Teror Body Horror: Ketika Obsesi Media Sosial Berujung Mencekam

“Ain” Hadirkan Teror Body Horror: Ketika Obsesi Media Sosial Berujung Mencekam

“Ain” Hadirkan Teror Body Horror: Ketika Obsesi Media Sosial Berujung Mencekam--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Industri film horor Indonesia kembali menghadirkan warna baru lewat film “Ain” yang siap tayang di bioskop mulai 7 Mei 2026. Mengusung konsep body horror yang masih jarang diangkat di Tanah Air, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang berbeda sekaligus mengganggu secara visual dan psikologis.

BACA JUGA:Kenapa Mobil Hybrid Bisa Jadi Boros? Ini Penjelasan dan Faktornya

BACA JUGA:Mobil Listrik Imut yang Mencuri Perhatian: Changan Lumin Digemari Berbagai Kalangan

Diproduksi oleh MVP Pictures bersama Manara Films, film ini disutradarai oleh Archie Hekagery. Informasi jadwal penayangan juga telah diumumkan melalui akun media sosial @cinepolisid.

BACA JUGA:Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Desain Stylish dengan Sentuhan Warna Modern

Teror Berawal dari Ambisi dan Obsesi

Cerita “Ain” berpusat pada karakter Joy Putri, seorang beauty influencer ambisius yang diperankan oleh Fergie Brittany. Joy digambarkan sebagai sosok yang terobsesi dengan popularitas di media sosial, bahkan menargetkan ribuan penonton dalam setiap siaran langsungnya.

Namun ambisi tersebut berubah menjadi mimpi buruk ketika tubuhnya mulai mengalami perubahan fisik yang mengerikan tanpa penjelasan medis yang jelas.

Fenomena ini dikaitkan dengan “ain” sebuah kepercayaan tentang pandangan iri atau kekaguman berlebihan dari orang lain yang diyakini dapat membawa dampak buruk.

BACA JUGA:Tampil Lebih Fresh: Inspirasi Potongan Rambut yang Memberi Efek Awet Muda

BACA JUGA:Kreator Wajib Tahu! Cara Aktifkan dan Gunakan YouTube Shopping Affiliate

Misteri Mistis di Balik Dunia Digital

Teror semakin intens seiring kebiasaan Joy yang kerap memamerkan kehidupan glamornya di media sosial. Tanpa disadari, perhatian yang ia dapatkan justru menjadi sumber ancaman yang mengintai dirinya.

Sahabatnya Dini menjadi orang pertama yang menyadari adanya kejanggalan tersebut. Ia mencoba memperingatkan Joy tentang bahaya yang mungkin muncul dari fenomena yang tak kasat mata itu.

Sumber:

Berita Terkait