Stok BBM Lubuklinggau Tetap Aman Pasca Lebaran 2026, Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying

Stok BBM Lubuklinggau Tetap Aman Pasca Lebaran 2026, Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying

Stok BBM Lubuklinggau Tetap Aman Pasca Lebaran 2026, Pertamina Imbau Warga Tak Panic Buying--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dipastikan dalam kondisi aman dan stabil setelah momentum Lebaran 2026. Hal ini disampaikan oleh pihak PT Pertamina Patra Niaga melalui Manager Fuel Terminal Lubuklinggau, Wawan Prabawa.

BACA JUGA:Mulai 1 April 2026, Pembelian BBM Subsidi Wajib Barcode MyPertamina dan Dibatasi

BACA JUGA:Diduga Hendak Cabuli, Remaja di Lubuklinggau Ditangkap

 

Berdasarkan data stok per Selasa, 31 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, jumlah BBM yang tersedia dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat. Rinciannya, Pertalite tercatat sebanyak 944 kiloliter (KL), Pertamax 825 KL, dan Solar mencapai 1.245 KL.

 

Menurut Wawan, ketersediaan tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Lubuklinggau dan wilayah sekitarnya untuk beberapa hari ke depan tanpa kendala berarti.

BACA JUGA:418 Siswa MAN 2 Lubuklinggau Sukses Ikuti Purnawiyata Angkatan XXIX & Wisuda Tahfidz Angkatan VIII

BACA JUGA:Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Cabang Lubuklinggau Meriah Bertabur Hadiah

 

Ia juga menjelaskan bahwa distribusi BBM ke Kota Lubuklinggau dilakukan setiap hari dari Stasiun Kertapati, Palembang. Pengiriman dilakukan melalui jalur kereta api, bukan melalui jaringan pipa, dan hingga saat ini proses distribusi berjalan aman serta lancar.

BACA JUGA:Hati-hati Penipuan, BRI Imbau Masyarakat Waspada Kenali Modus Link Palsu

BACA JUGA:Perlintasan Tanpa Palang Makan Korban, Wali Kota Lubuklinggau Bertindak

 

Selama periode Lebaran 2026, penyaluran BBM terpantau mengalami fluktuasi. Pada masa puncak mudik, yakni 14 hingga 20 Maret 2026, terjadi peningkatan konsumsi dari kisaran normal 700–800 KL menjadi sekitar 990 KL per hari.

 

Memasuki tanggal 21 hingga 25 Maret 2026, konsumsi kembali menurun ke angka normal, yakni sekitar 600 KL per hari. Namun, pada periode 26 hingga 30 Maret 2026, terjadi kenaikan kembali menjadi sekitar 800 KL per hari, yang masih tergolong dalam batas normal.

BACA JUGA:WOW!! Transaction Banking BRI Kian Kokoh, Volume Transaksi Qlolaby BRI Tembus Rp2.141,37 T hingga Februari2026

BACA JUGA:Polres Musi Rawas Bergerak, Jembatan Rusak di Pulau Panggung Diperbaiki

 

Dengan kondisi tersebut, pihak Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Wawan menegaskan bahwa stok yang tersedia saat ini dalam kondisi aman dan distribusi tetap berjalan lancar.

 

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan, karena pasokan BBM akan terus dijaga agar tetap mencukupi kebutuhan.

BACA JUGA:Duka di Misi Perdamaian: 3 Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon

BACA JUGA:Panitia SNPMB Tegaskan Isu Kuota SNBT 2026 Penuh di Hari Pertama Tidak Benar

Sumber: