Fenomena “Weekend Warrior”: Olahraga Sekali Seminggu Justru Berisiko Cedera Saraf

Fenomena “Weekend Warrior”: Olahraga Sekali Seminggu Justru Berisiko Cedera Saraf

Fenomena “Weekend Warrior”: Olahraga Sekali Seminggu Justru Berisiko Cedera Saraf--Net

SILAMPARITV.CO.ID - Fenomena weekend warrior atau orang yang hanya berolahraga di akhir pekan semakin umum terjadi. Namun, kebiasaan ini ternyata menyimpan risiko kesehatan, terutama terkait cedera tulang belakang dan saraf kejepit.

Jika dibandingkan dengan atlet profesional seperti Viktor Axelsen yang mengalami cedera akibat beban latihan ekstrem, kelompok weekend warrior justru memiliki risiko berbeda. Mereka cenderung berolahraga berat secara tiba-tiba setelah kurang bergerak sepanjang minggu.

BACA JUGA:Viral! Siswi SMP Rekam Aksi Kakek Ojek yang Diduga Bertindak Tak Pantas di OKU

BACA JUGA:Program MBG Perkuat Perlindungan Relawan, Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Kini Wajib

Menurut dr. Faisal M, SpBS, dokter bedah saraf dari RS Lamina, kondisi ini bisa berdampak serius pada kesehatan tulang belakang.

"Orang yang tidak pernah olahraga, lalu tiba-tiba berolahraga berat, lebih rentan mengalami masalah pada tulang belakang," ujarnya, Kamis (16/4/2026).

BACA JUGA:Harga Karet Sumsel Naik Imbas Gejolak Global, Petani Diminta Jaga Kualitas

Kenapa Risiko Cedera Lebih Tinggi?

Olahraga yang dilakukan secara rutin membantu memperkuat otot, termasuk otot penopang tulang belakang. Dengan otot yang terlatih, beban pada tulang belakang menjadi lebih ringan sehingga risiko cedera dapat ditekan.

Sebaliknya, pada weekend warrior, tubuh belum siap menerima beban berat secara mendadak. Akibatnya, tulang belakang dan jaringan di sekitarnya lebih mudah mengalami cedera.

BACA JUGA:Pelajar SD di Muratara Diduga Tenggelam, Tim Gabungan Sisir Sungai Rawas

Meski begitu, cedera pada atlet profesional juga tetap bisa terjadi. Hal ini disebabkan oleh intensitas latihan yang sangat tinggi dan berulang.

"Jika ada benturan kecil yang terjadi terus-menerus, lama-lama bisa menyebabkan keausan pada bantalan tulang belakang," jelas dr. Faisal.

BACA JUGA:Panduan Lengkap UTBK 2026: Syarat Masuk, Aturan Ketat, dan Hal yang Wajib Dipatuhi Peserta

Sumber: