Motor Ibu Digadaikan, Residivis di Lubuklinggau Kembali Ditangkap Polisi

Motor Ibu Digadaikan, Residivis di Lubuklinggau Kembali Ditangkap Polisi

Motor Ibu Digadaikan, Residivis di Lubuklinggau Kembali Ditangkap Polisi--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Seorang pria di Lubuklinggau harus kembali berurusan dengan hukum setelah nekat menggelapkan sepeda motor milik ibu kandungnya sendiri. Aksi tersebut dilakukan demi memenuhi kecanduan narkotika dan judi online, yang pada akhirnya menghancurkan kepercayaan keluarga.

Pelaku berinisial BS (29) diamankan aparat kepolisian berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/142/IV/2026/SPKT/Polres Lubuk Linggau, tertanggal 22 April 2026. Penangkapan ini dilakukan setelah sang ibu, Hartati, melaporkan perbuatan anaknya yang sudah di luar batas.

BACA JUGA:Polisi Bekuk Pelaku Curanmor Modus HP Jatuh di Lubuklinggau

BACA JUGA:Langkah Nyata Lawan Kejahatan, Lapas Muara Beliti Hadiri Pemusnahan Barang Bukti

Modus Pinjam Berujung Penggelapan

Peristiwa bermula pada Minggu, 5 Oktober 2025, di kediaman korban di Jalan Kutilang, Kelurahan Marga Bakti. Saat itu, pelaku masuk ke kamar ibunya dan mengambil kunci sepeda motor dengan alasan hendak meminjam sebentar.

Namun, hingga berjam-jam bahkan berbulan-bulan kemudian, pelaku tidak kunjung kembali. Sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi BH 4915 QP yang dibawa pun raib tanpa kabar.

Penantian panjang sang ibu akhirnya terjawab pada Maret 2026, saat pelaku kembali ke rumah. Bukannya membawa motor, ia justru mengakui bahwa kendaraan tersebut telah digadaikan di wilayah Tanah Periuk, Kabupaten Musi Rawas.

BACA JUGA:Pengusaha Travel Haji Kembalikan Rp8,4 Miliar ke KPK, Terkait Dugaan Kuota Haji

BACA JUGA:Kabur dari Mobil Tahanan, Tiga Bandar Narkoba Diburu di Baturaja

Digadaikan Demi Narkoba dan Judi Online

Dalam pemeriksaan, pelaku mengungkapkan bahwa motor milik ibunya digadaikan seharga Rp. 3.000.000. Uang tersebut kemudian dihabiskan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi, serta digunakan untuk bermain judi online.

Pengakuan tersebut semakin menambah luka bagi sang ibu, yang harus menerima kenyataan pahit atas ulah anak kandungnya sendiri.

BACA JUGA:Inspiratif ! 72 Lansia Sukses Tuntaskan Wisuda Senior Pratama S3 PC Aisyiyah Lubuk Linggau Selatan

Sumber: