Viral di Facebook, Siswi SMA Muara Kelingi Diduga Jadi Korban Perundungan

Viral di Facebook, Siswi SMA Muara Kelingi Diduga Jadi Korban Perundungan

Viral di Facebook, Siswi SMA Muara Kelingi Diduga Jadi Korban Perundungan--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Kasus dugaan perundungan terhadap seorang siswi SMA di Kabupaten Musi Rawas menjadi sorotan publik setelah informasi kejadian tersebut viral di media sosial. Korban disebut mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuh usai diduga menjadi korban bullying oleh teman sekolahnya.

Peristiwa ini disebut terjadi di lingkungan SMA Negeri Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas. Informasi tersebut pertama kali ramai diperbincangkan setelah unggahan akun Facebook bernama Asep Hidayat pada Rabu, 29 April 2026.

BACA JUGA:Polisi Bekuk Pelaku Perkelahian Berdarah yang Tewaskan Duda di Lubuklinggau

BACA JUGA:Dugaan Pemerasan ASN di Muratara Terbongkar, Penetapan Tersangka Belum Ada

Dalam unggahannya, akun tersebut meminta aparat penegak hukum serta pihak terkait untuk segera menindaklanjuti kasus dugaan perundungan yang menimpa siswi tersebut.

Korban diketahui merupakan warga Desa Mambang, Kecamatan Muara Kelingi. Dalam foto yang beredar, korban terlihat mengalami lebam pada bagian kaki dan tangan.

BACA JUGA:Arhan Ukir Sejarah! Lulusan Pertama Udinus dengan Ijazah Blockchain di Indonesia

BACA JUGA:Viral! Enam Pemuda Asal Muratara Terjebak di Kamboja, Minta Bantuan Dipulangkan

“Perundungan atau bully di SMA Negeri Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Mohon usut tuntas KPAI dan Polsek,” tulis akun tersebut dalam unggahan yang kemudian ramai dibagikan warganet.

Menanggapi hal itu, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kapolsek Muara Kelingi IPTU Nur Hendra membenarkan bahwa pihaknya telah menerima kedatangan korban bersama keluarga.

BACA JUGA:Geger! CCTV Rekam Aksi yang Tewaskan Pendi di Lubuklinggau

BACA JUGA:Honda NS150ES Gabungkan Gaya Sporty dan Fungsional ala PCX-Vario

Menurut Kapolsek, korban datang ke Mapolsek Muara Kelingi pada Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB dan diterima oleh petugas piket Brigpol Wahyudi.

“Pihak korban sudah datang ke Polsek. Kami sarankan untuk melakukan visum terlebih dahulu,” ujar IPTU Nur Hendra saat dikonfirmasi pada Kamis, 30 April 2026.

Sumber: