Harimau Sumatera dan Induk-Anak Gajah Ditemukan Mati di Bengkulu
Harimau Sumatera dan Induk-Anak Gajah Ditemukan Mati di Bengkulu--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Bengkulu kembali diguncang kabar duka dari dunia konservasi. Seekor harimau sumatera dilaporkan ditemukan mati di wilayah SP 4, Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Kamis (30/4/2026). Bangkai satwa langka itu ditemukan di aliran anak sungai dan langsung dilaporkan warga kepada pihak berwenang.
BACA JUGA:Prabowo Ucapkan Selamat Hardiknas 2026, Dorong Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Bermutu
BACA JUGA:Sean Gelael Debut di GT World Challenge Asia 2026 Mandalika, Didukung Pertamina
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, Agung Nugroho, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan segera menerjunkan tim ke lokasi.
“Informasi sedang diklarifikasi tim ke lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jum'at (1/5/2026).
Senada dengan itu, Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu, Said Jauhari, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lapangan, termasuk identifikasi jenis kelamin serta penyebab kematian harimau tersebut.
“Laporan detail masih dikumpulkan, mulai dari lokasi pasti, jenis kelamin hingga penyebab kematian,” jelasnya.
BACA JUGA:3M Kunci Pendidikan Bermutu: Pesan Mendikdasmen di Hari Pendidikan Nasiona
BACA JUGA:Pelajar 16 Tahun Kedapatan Simpan Ekstasi, Ini Langkah Polres Ogan Ilir
Dua Gajah Mati Lebih Dulu
Sebelum penemuan bangkai harimau sumatera, dua ekor gajah sumatera lebih dulu ditemukan mati di wilayah konsesi PT Bentara Agra Timber (BAT), kawasan Hutan Produksi Air Teramang, Kabupaten Mukomuko, pada hari yang sama.
Dua satwa dilindungi itu terdiri dari seekor induk dan satu anak gajah. Penemuan ini menambah daftar panjang ancaman terhadap satwa liar di Provinsi Bengkulu.
Menurut Said Jauhari, informasi awal diperoleh dari masyarakat sekitar yang melihat bangkai gajah di area hutan.
“Kami langsung mengirim tim ke lokasi untuk melakukan nekropsi guna mengetahui penyebab kematian,” katanya.
Sumber: