Mengenal Andes Virus, Jenis Hantavirus yang Disebut Bisa Menular Antar Manusia
Mengenal Andes Virus, Jenis Hantavirus yang Disebut Bisa Menular Antar Manusia--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Andes virus tengah menjadi perhatian publik setelah ramai dikaitkan dengan outbreak hantavirus di kapal pesiar mewah MV Honius. Meski sama-sama termasuk hantavirus, Andes virus memiliki karakteristik berbeda dibanding sebagian besar virus lain dalam kelompok tersebut.
Pakar infeksi penyakit tropik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dominicus Husada menjelaskan bahwa hantavirus bukan hanya satu jenis virus, melainkan kelompok virus dari famili Hantaviridae yang terdiri dari puluhan varian berbeda.
“Virus hanta ini grupnya. Jadi isinya ada beberapa virus di dalamnya, dan hampir semuanya berkaitan dengan tikus,” jelasnya dalam konferensi pers baru-baru ini.
BACA JUGA:Rasa Kesepian Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Ahli
BACA JUGA:Kemangi Ternyata Punya Manfaat untuk Skincare, Disebut Bisa Redakan Iritasi Kulit
Menurut Prof Dominicus, Andes virus merupakan salah satu dari sekitar 40 jenis hantavirus yang telah dikenali hingga saat ini. Virus tersebut menjadi sorotan karena memiliki kemampuan penularan yang berbeda dibanding hantavirus lainnya.
“Virus Andes ini adalah satu-satunya anggota hantavirus yang sejauh ini diketahui dapat menular antarmanusia melalui kontak erat,” ujarnya.
BACA JUGA:Harga MinyaKita Naik Jadi Rp 20 Ribu per Liter, Cabai Justru Turun
Penularan Andes Virus Tidak Semudah COVID-19
Sebagian besar hantavirus umumnya menular dari hewan pengerat ke manusia melalui paparan urine, air liur, atau kotoran tikus. Namun Andes virus diketahui dapat menyebar antar manusia dalam kondisi tertentu.
Meski demikian, Prof Dominicus menegaskan penularannya tidak semudah virus seperti COVID-19 maupun campak. Penularan biasanya terjadi pada orang dengan interaksi sangat dekat dan berlangsung lama, misalnya pasangan serumah atau orang yang sering berada dalam ruangan yang sama.
Ia juga memastikan hingga kini Andes virus belum pernah ditemukan di Indonesia. Kasus hantavirus di Indonesia masih lebih banyak dikaitkan dengan paparan tikus dan lingkungan yang terkontaminasi.
BACA JUGA:BI Prediksi Ekonomi Sumsel Melambat Menjelang Idul Adha 2026, Dipicu Tekanan Global
BACA JUGA:PIP Kemendikdasmen Mei 2026 Cair, Ini Syarat Penerima hingga Cara Cek Bantuan
Sumber: