Musim Kemarau dan Macet, Jangan Abaikan Kondisi Oli Mesin Kendaraan

Musim Kemarau dan Macet, Jangan Abaikan Kondisi Oli Mesin Kendaraan

--

SILAMPARITV.CO.ID - Pemilik kendaraan diimbau untuk lebih memperhatikan kondisi oli mesin, terutama di tengah musim kemarau yang identik dengan cuaca panas serta meningkatnya kepadatan lalu lintas.

BACA JUGA:Baojun Yep Plus Berpotensi Masuk Indonesia, SUV Listrik Bergaya Boxy Siap Tantang Jimny dan Chery J6

Cuaca panas yang dipadukan dengan kondisi jalan yang macet membuat mesin kendaraan bekerja lebih berat. Saat kendaraan sering berhenti dan berjalan (stop and go), mesin harus mempertahankan suhu operasional lebih lama sehingga beban kerja oli mesin pun meningkat.

BACA JUGA:Jangan Abaikan! Begini Cara Cek Tilang ETLE agar STNK Tidak Terblokir

Oli mesin tidak hanya berfungsi sebagai pelumas, tetapi juga membantu menjaga suhu mesin tetap stabil, mengurangi gesekan antarkomponen, membersihkan kotoran, serta melindungi mesin dari keausan. Meski oli modern memiliki ketahanan terhadap temperatur tinggi, penggunaan dalam kondisi ekstrem secara terus-menerus dapat mempercepat penurunan kualitas dan volume oli.

BACA JUGA:Suzuki Burgman 15 Digadang Jadi Pesaing PCX dan NMAX, Ini Daya Tariknya

Apabila kualitas maupun volume oli menurun, kemampuan pelumasan dan pendinginan mesin ikut berkurang. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi menyebabkan mesin cepat aus, overheat, hingga kerusakan yang memerlukan biaya perbaikan lebih besar.

Untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal, pemilik kendaraan disarankan melakukan penggantian oli secara berkala setiap 10.000 kilometer atau 6 bulan sekali, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu, terutama bagi kendaraan yang menggunakan oli sintetis.

BACA JUGA:Suzuki SV-7GX Resmi Meluncur, Moge Touring Baru Bermesin V-Twin 645 cc

Merawat oli mesin secara rutin merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga performa kendaraan tetap prima dan memperpanjang usia mesin.

Sumber: