Strategi TPID: Pendekatan 4K
TPID memperkuat pasokan komoditas strategis melalui operasi pasar murah (OPM), penyaluran pangan murah (GPM), dan stabilisasi harga komoditas pangan (SPHP).
Keterjangkauan Harga
Operasi pasar murah dan publikasi Harga Eceran Tertinggi (HET) dilakukan secara rutin untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Kelancaran Distribusi
Distribusi didukung subsidi biaya angkut dari Bank Indonesia, BUMN/BUMD, perbankan, dan swasta untuk memastikan komoditas tersedia merata hingga pelosok daerah.
Komunikasi Efektif
TPID terus memperkuat koordinasi melalui rapat koordinasi, capacity building, High Level Meeting (HLM), serta publikasi informasi ke publik untuk menjaga sinergi kebijakan antar lembaga.
Inspeksi Mendadak dan Penyesuaian Stok
TPID juga rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar, distributor, dan produsen untuk memastikan kesesuaian harga dengan HET serta cek ketersediaan stok. Langkah ini bertujuan mencegah praktik monopoli dan memastikan distribusi harga yang transparan ke konsumen.
BACA JUGA:Tagih Utang Rp. 500 Ribu, Pegawai Koperasi di Lampung Ditebas Nasabah hingga Tewas.
Kolaborasi Wilayah dan Gerakan Mandiri Pangan
BI Sumsel memfasilitasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara Pemkot Palembang dan Kabupaten Subang guna memastikan pasokan pangan tersedia merata Melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), program seperti GSMP Goes to Office dan GSMP Goes to Desa/KWT diluncurkan untuk mendorong ketahanan pangan lokal demi mengurangi ketergantungan daerah pada distribusi dari luar.