4. Membantu Perkembangan Sosial Anak Autisme
Penelitian dari University of Missouri menyebutkan bahwa anak-anak dengan spektrum autisme menunjukkan peningkatan interaksi sosial ketika hidup berdampingan dengan hewan peliharaan. Kucing dapat menjadi sumber kenyamanan emosional dan membantu anak membangun ikatan serta rasa empati.
5. Membantu Meredakan Nyeri Otot dan Sendi
Dengkuran kucing memiliki frekuensi getaran tertentu yang dipercaya mampu membantu proses penyembuhan tulang, sendi, dan otot. Getaran alami pada kisaran frekuensi tertentu ini disebut dapat merangsang regenerasi jaringan dan mengurangi rasa nyeri.
BACA JUGA:NPWP Aktif atau Tidak? Begini Cara Cek Online Lewat Coretax Pakai NIK e-KTP
6. Menjaga Kesehatan Mental
Berinteraksi dengan kucing dapat meningkatkan produksi hormon oksitosin yang berkaitan dengan perasaan bahagia dan kedekatan emosional. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa bermain dengan kucing mampu menurunkan kadar hormon stres dan membantu seseorang merasa lebih rileks serta tenang.
7. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Paparan terhadap hewan peliharaan sejak usia dini diketahui dapat membantu memperkuat sistem imun anak. Anak-anak yang tumbuh bersama kucing memiliki risiko lebih rendah mengalami alergi, infeksi, serta gangguan pernapasan di kemudian hari.
BACA JUGA:Tak Terdaftar DTKS? Ini Batas Gaji Orangtua agar Tetap Lolos KIP Kuliah 2026
BACA JUGA:Jangan Asal Minum! Panduan Konsumsi Cuka Apel Sesuai Manfaatnya
Kesimpulan
Memelihara kucing bukan hanya soal hobi atau kesenangan, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang nyata dan telah dibuktikan secara ilmiah. Dengan perawatan yang baik dan lingkungan yang sehat, kehadiran kucing di rumah dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang mendukung kesejahteraan fisik dan mental seluruh anggota keluarga.
BACA JUGA:Warisan Tanah Wajib Balik Nama Sertifikat, Ini Risiko Jika Diabaikan
BACA JUGA:Antisipasi Gangguan Keamanan, Kalapas Narkotika Muara Beliti Gelar Rapat Dinas Pengamanan