Telapak Tangan Sering Berkeringat, Apakah Pertanda Masalah Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Rabu 04-02-2026,15:07 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Meski sering kali bersifat ringan, hiperhidrosis tetap perlu mendapatkan perhatian medis apabila disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain pusing, nyeri dada, rasa tidak nyaman di tenggorokan atau rahang, nyeri pada lengan dan bahu, kulit terasa dingin, serta denyut nadi yang cepat.

Untuk mengatasi keringat berlebih, penggunaan antiperspiran dapat menjadi salah satu solusi. Antiperspiran bekerja dengan cara mengurangi kelembapan dan produksi keringat pada area tertentu, termasuk telapak tangan.

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan 6.000 Beasiswa S1 Talenta Indonesia 2026, Fokus Prestasi Nasional dan Global

BACA JUGA:Dua Bocah Lubuklinggau Tewas Usai Tenggelam di Kolam

Selain produk komersial, bahan alami seperti baking soda atau soda kue juga dapat dimanfaatkan. Karena bersifat basa, baking soda mampu mengurangi produksi keringat dan mempercepat penguapan. Caranya, campurkan beberapa sendok teh soda kue dengan air hingga membentuk pasta, lalu gosokkan ke telapak tangan selama sekitar lima menit sebelum dibilas hingga bersih.

Dengan demikian, telapak tangan yang sering basah tidak perlu langsung diasosiasikan dengan penyakit jantung. Meski begitu, pemeriksaan medis tetap dianjurkan apabila kondisi tersebut disertai gejala lain atau menimbulkan kekhawatiran.

Kategori :