Puasa Ramadan dan Kesehatan Lambung: Penjelasan Ahli Gastroenterologi soal Manfaatnya

Kamis 19-02-2026,10:26 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

Puasa juga berdampak pada berkurangnya konsumsi rokok. Kandungan dalam rokok diketahui dapat melemahkan katup antara lambung dan kerongkongan, sehingga memicu refluks asam lambung. Dengan menurunnya frekuensi merokok selama Ramadan, risiko iritasi lambung pun dapat ditekan.

BACA JUGA:Peduli Lingkungan Ibadah, Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Kerja Bakti Bersihkan Masjid

BACA JUGA:Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Lapas Lubuklinggau Ikuti Sosialisasi Case Plan Narapidana

Peran Pengendalian Stres

Selain pola makan, kondisi emosional turut memengaruhi kesehatan lambung. Stres, kecemasan, hingga kesedihan dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mengganggu pergerakan saluran cerna.


memperbanyak ibadah seperti salat sunnah dan zikir--ist

Selama Ramadan, umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah seperti salat sunnah dan zikir. Aktivitas ini membantu menenangkan pikiran serta meningkatkan pengendalian diri. Kondisi mental yang lebih tenang dinilai berdampak positif pada kesehatan sistem pencernaan.

BACA JUGA:Dorong Warga Binaan Lebih Mandiri, Lapas Lubuklinggau Matangkan Program Pendidikan Kesetaraan

BACA JUGA:Sidang TPP Lapas Lubuklinggau Rekomendasikan 17 Warga Binaan Terima Program Integrasi

Tetap Perlu Konsultasi Dokter

Walau memiliki berbagai manfaat, puasa tidak serta-merta aman bagi semua penderita gangguan lambung. Mereka yang memiliki maag kronis atau penyakit lambung berat tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalankan puasa.


makanan yang ramah lambung saat sahur dan berbuka--ist

Ia menekankan pentingnya memilih makanan yang ramah lambung saat sahur dan berbuka, seperti makanan yang tidak terlalu pedas, tidak terlalu asam, dan tidak berlemak berlebihan. Kebutuhan cairan juga harus tetap dipenuhi agar terhindar dari dehidrasi.

BACA JUGA:Perkuat Zona Integritas, Lapas Lubuklinggau Teken Pakta Integritas Menuju WBK/WBBM

BACA JUGA: Kelola Anggaran Secara Akuntabel, Lapas Lubuklinggau Borong Dua Penghargaan di KPPN

Dengan pola makan yang lebih teratur, pengendalian stres yang baik, serta berkurangnya konsumsi camilan tidak sehat dan rokok, puasa Ramadan dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sekaligus menjaga kesehatan lambung.

Kategori :