Dari hasil komunikasi dengan pihak SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi), keterlambatan disebut terjadi karena proses memasak yang molor sehingga berdampak pada jadwal pengiriman.
BACA JUGA:Semangat Ramadan, Lapas Narkotika Muara Beliti Gelar Pesantren Kilat bagi Warga Binaan
BACA JUGA:Suami Gerebek Istri di Kamar Kos Saat Sahur, Video Penggerebekan Viral di Lubuklinggau
Syamsir berharap ke depan ada koordinasi yang lebih baik antara pihak penyedia dan sekolah. Menurutnya, informasi keterlambatan sangat penting agar sekolah dapat menyampaikan pemberitahuan kepada siswa dan orang tua sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.
BACA JUGA:Aksi Curas di Rejang Lebong, Korban Mahasiswi Asal Musi Rawas
Peristiwa ini pun memicu beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang menyoroti pentingnya manajemen distribusi dan komunikasi dalam pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa.
BACA JUGA:SKK Migas–Polda Sumsel Perkuat Sinergi, Amankan Hulu Migas dan Dongkrak Lifting
BACA JUGA:MBG Dikemas Bundling Saat Libur Lebaran 1447 H, Distribusi Dimajukan Sehari Sebelum Cuti Bersama