SILAMPARITV.CO.ID - Ketegangan memuncak di wilayah Kelurahan Pasar Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, setelah ratusan warga melampiaskan kekecewaan mereka dengan merusak Kantor Lurah setempat, Kamis (26/2/2026).
BACA JUGA:Overpass Dibangun, Herman Deru Perkuat Aturan Truk Batu Bara
BACA JUGA:Perkuat Pembinaan, Lapas Narkotika Muara Beliti Hadiri Arahan Virtual Dirjen Pemasyarakatan
Aksi tersebut menyebabkan sejumlah kaca jendela pecah dan fasilitas kantor mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan, situasi sempat memanas dan nyaris berujung pada upaya pembakaran gedung.
BACA JUGA:Dulu Digandeng Alex Noerdin, Kini Gandi Menjadi Guru
BACA JUGA:Aksi Pungli di SPBU Megang kota Lubuklinggau Berakhir, Dua Pelaku Diamankan
Insiden ini bermula dari unjuk rasa warga di depan Kantor Bupati Musi Rawas. Massa datang membawa tuntutan tegas agar Lurah Pasar Muara Beliti segera dicopot dari jabatannya. Namun, audiensi dengan pihak pemerintah kabupaten dinilai tidak membuahkan hasil konkret.
BACA JUGA:Diduga Portal Jalan, Oknum Kades di Musi Rawas Dilaporkan ke Polisi
Kekecewaan yang telah menumpuk sejak lama akhirnya memicu aksi lanjutan. Setelah pertemuan dianggap hanya menghasilkan janji tanpa kepastian, massa bergerak menuju kantor lurah. Setibanya di lokasi, suasana berubah ricuh. Batu dilemparkan ke arah bangunan hingga kaca-kaca jendela pecah berserakan di lantai.
BACA JUGA:Keterlambatan Pengantaran, MBG di SMP Negeri 5 Lubuklinggau Gagal Didistribusikan
BACA JUGA:Jalan Lintas Musi Rawas–PALI Ambles di Desa Tambangan, Polisi Pasang Garis Pengaman
Koordinator aksi, Tommy, mengungkapkan bahwa ini merupakan aksi kelima yang dilakukan warga. Menurutnya, ada dua persoalan utama yang menjadi sumber kemarahan masyarakat.
BACA JUGA:Semangat Ramadan, Warga Binaan Lapas Narkotika Muara Beliti Tetap Produktif Lewat Program Giatja