Bantuan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman dengan nilai sekitar Rp. 20 juta guna membantu pemulihan tempat tinggal korban.
BACA JUGA:Dulu Digandeng Alex Noerdin, Kini Gandi Menjadi Guru
BACA JUGA:Aksi Pungli di SPBU Megang kota Lubuklinggau Berakhir, Dua Pelaku Diamankan
Sementara itu, pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Lubuklinggau menyampaikan bahwa terdapat dua rumah warga yang terdampak akibat angin puting beliung tersebut.
“Kerusakan paling parah terjadi di Kelurahan Puncak Kemuning, sedangkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Keduanya sudah mendapat bantuan awal melalui Dinas Sosial,” jelas perwakilan Damkar, Yoppy.
BACA JUGA:Diduga Portal Jalan, Oknum Kades di Musi Rawas Dilaporkan ke Polisi
Peristiwa ini sempat menjadi perhatian luas setelah video dan foto kondisi rumah yang hancur beredar di media sosial. Banyak warganet tersentuh melihat kepanikan sang anak yang trauma menyaksikan rumahnya roboh.
Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat akan potensi bencana cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Lubuklinggau, terutama saat perubahan musim.
BACA JUGA:Keterlambatan Pengantaran, MBG di SMP Negeri 5 Lubuklinggau Gagal Didistribusikan
BACA JUGA:Jalan Lintas Musi Rawas–PALI Ambles di Desa Tambangan, Polisi Pasang Garis Pengaman