Fitur ini memungkinkan pengguna mengirim stiker premium dengan efek animasi layar penuh, yang tetap bisa dilihat oleh penerima meskipun tidak berlangganan.
BACA JUGA:Di Balik Isu Kuota Hangus: Menimbang Keadilan Digital dan Pemerataan Internet di Indonesia
BACA JUGA:Magang Nasional Dievaluasi: Pemerintah Soroti Ketimpangan Peserta dan Akses Daerah
Berapa Biayanya?
Meski belum diumumkan secara resmi oleh Meta, bocoran menyebutkan harga langganan di Eropa sekitar 2,49 Euro per bulan atau setara Rp 50.000.
Namun, harga ini kemungkinan akan berbeda di setiap negara. Sebagai perbandingan, di Pakistan tarifnya disebut hanya sekitar 229 PKR atau setara Rp 14.000 per bulan.
Perbedaan harga ini dipengaruhi oleh faktor seperti pajak dan kebijakan regional di masing-masing negara.
BACA JUGA:Sinergi Pemkab dan Tenaga Ahli, Wakil Bupati Dorong Peningkatan SDM Desa di Kabupaten Musi Rawas
BACA JUGA:Anggaran Zoom Rp 5,7 Miliar Disorot, BGN Jelaskan untuk Dukung Program MBG
Masih Tahap Uji Coba
Saat ini, WhatsApp Plus masih dalam tahap beta terbatas dan baru tersedia untuk sebagian pengguna Android. Meta berencana memperluas jangkauan layanan ini secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan.
Langkah ini menunjukkan upaya Meta untuk menghadirkan model bisnis baru tanpa mengorbankan layanan inti yang selama ini gratis. Dengan kata lain, pengguna tetap bisa menikmati WhatsApp seperti biasa, sementara fitur tambahan disediakan bagi mereka yang ingin pengalaman lebih personal.
BACA JUGA:Petani di Muratara Tewas Usai Motor Tersenggol Truk Saat Menyalip
BACA JUGA:Prewedding Unik di LRT Palembang; Ini Syarat, Kontak, dan Info Penting yang Wajib Diketahui