Penyebab lainnya datang dari Google Photos. Foto dan video yang tersimpan selama bertahun-tahun, terutama video beresolusi tinggi, dapat menghabiskan kuota dengan cepat tanpa disadari pengguna.
Berbeda dengan Google Drive, Google Photos belum memiliki fitur pengurutan berdasarkan ukuran file. Karena itu, pengguna disarankan mulai memilah video, foto duplikat, tangkapan layar, atau foto burst yang sudah tidak diperlukan lagi.
BACA JUGA:Tampil Beda di KTT ASEAN 2026, Gaya Prabowo Ramai Dibahas Netizen
Bagi file penting yang masih ingin disimpan, pengguna dapat memindahkannya terlebih dahulu ke komputer atau hard drive eksternal sebelum menghapus file asli dari Google Drive. Cara ini dinilai efektif untuk menghemat ruang penyimpanan cloud tanpa kehilangan data penting.
Google juga menyediakan halaman khusus untuk memantau penggunaan penyimpanan melalui One Google Storage. Halaman tersebut menampilkan rincian penggunaan kuota dari Google Drive, Gmail, dan Google Photos sekaligus, termasuk file besar maupun data lama yang jarang diakses.
BACA JUGA:Pemasangan TV di Headrest Mobil Dinilai Berbahaya, Bisa Tingkatkan Risiko Cedera Saat Kecelakaan
BACA JUGA:Presiden Prabowo Resmikan Program 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih Mulai Desember 2026
Sayangnya, masih banyak pengguna yang belum mengetahui fitur tersebut. Padahal dengan rutin memeriksa halaman ringkasan penyimpanan, pengguna bisa lebih mudah mengontrol kapasitas akun sebelum ruang penyimpanan benar-benar habis.