Tak Perlu Kolam Besar, 7 Metode Ternak Keong di Karung yang Mudah Dipraktikkan

Sabtu 06-06-2026,05:00 WIB
Reporter : Rendi Setiawan
Editor : Rendi Setiawan

5. Menggabungkan Keong dengan Tanaman Air

Menambahkan tanaman air seperti azolla, kangkung air, atau eceng gondok dapat menciptakan ekosistem yang lebih seimbang.

Tanaman tersebut berfungsi sebagai tempat berlindung, lokasi bertelur, sekaligus sumber makanan alami bagi keong.

Selain membuat lingkungan lebih nyaman, metode ini juga membantu menjaga kualitas media budidaya.

BACA JUGA:Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Meski Masih Aktif Bekerja, Ini Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan

BACA JUGA:Penghargaan Haji 2026 Arab Saudi Dirilis, Malaysia Juara, Indonesia Absen

6. Memanfaatkan Sistem Irigasi Tetes

Untuk menghemat tenaga dalam penyiraman, peternak dapat memasang sistem irigasi tetes sederhana menggunakan botol bekas.

Air akan menetes perlahan ke dalam media sehingga kelembapan tetap terjaga sepanjang hari. Kondisi ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan reproduksi keong.

Sistem ini cocok diterapkan bagi peternak yang memiliki aktivitas padat.

BACA JUGA:Diduga Ambil Belanjaan Tanpa Membayar, Seorang PNS Asal Lahat Diamankan Polisi di Pagar Alam

BACA JUGA:Operasi Patuh Musi 2026 Segera Dimulai Polantas Lubuklinggau Wujudkan Keselamatan & Ketertiban Berlalu Lintas

7. Menggunakan Limbah Dapur Sebagai Pakan

Salah satu keuntungan budidaya keong adalah biaya pakan yang relatif murah. Berbagai limbah dapur seperti sisa sayuran, kulit buah, ampas kelapa, hingga nasi sisa dapat dimanfaatkan sebagai pakan utama.

Selain mengurangi biaya produksi, metode ini juga membantu mengurangi sampah organik rumah tangga.

Namun demikian, pakan yang diberikan harus dalam kondisi layak dan tidak membusuk agar tidak menimbulkan bau maupun penyakit.

Kategori :