SILAMPARITV.CO.ID - Musim kemarau dan cuaca panas sering kali membuat ular keluar dari habitat alaminya untuk mencari tempat yang lebih sejuk, sumber air, atau mangsa. Tidak jarang reptil ini muncul di pekarangan rumah, kebun, gudang, bahkan masuk ke area permukiman yang padat penduduk.
BACA JUGA:Resep Kue Mangkok Mekar Takaran Gelas, Lembut, Mengembang Sempurna dan Mudah Dibuat
BACA JUGA:Aksi Irnando Berakhir! Pengedar Sabu yang Lama Diburu Polisi Ditangkap di Lubuklinggau
Kehadiran ular tentu dapat menimbulkan kepanikan, terutama jika masyarakat tidak mengetahui apakah ular yang ditemui berbisa atau tidak. Padahal, mengenali ciri-ciri dasar ular berbisa dan tidak berbisa dapat membantu seseorang mengambil tindakan yang tepat serta menghindari risiko gigitan yang berbahaya.
Meski demikian, penting untuk diingat bahwa tidak semua ciri dapat dijadikan patokan mutlak karena terdapat beberapa pengecualian pada jenis ular tertentu. Oleh sebab itu, menjaga jarak aman tetap menjadi langkah terbaik saat bertemu ular di alam maupun lingkungan sekitar rumah.
1. Perhatikan Bentuk Kepala Ular
Salah satu cara paling mudah untuk mengenali ular berbisa adalah dengan melihat bentuk kepalanya dari jarak aman.
Ular berbisa umumnya memiliki kepala berbentuk segitiga dengan bagian leher yang tampak lebih kecil dibandingkan kepalanya. Bentuk ini terjadi karena adanya kelenjar racun yang terletak di kedua sisi kepala.
Sementara itu, ular tidak berbisa biasanya memiliki kepala berbentuk oval atau lonjong yang menyatu dengan tubuh tanpa penyempitan yang mencolok pada bagian leher.
Namun, perlu diketahui bahwa beberapa ular berbisa memiliki bentuk kepala yang tampak bulat sehingga metode ini tidak selalu akurat seratus persen.
BACA JUGA:Gelapkan Motor Kenalan Demi Main Slot, Warga Musi Rawas Ditangkap Tim Elang Timur
BACA JUGA:Diduga Rusak Meja Sekolah karena Nilai Anak Rendah, Camat Bengkulu Selatan Terancam Nonjob
2. Lihat Bentuk Pupil Mata