Namun, Lurah Lubuk Binjai mendapatkan keterangan dari warga yang melihat langsung bahwa ukuran beruang tersebut cukup besar, bahkan diperkirakan seukuran kambing dewasa.
"Ukurannya seperti kambing berok, bukan anakan, janggutnya sudah memutih," kata Mustakim.
Karena belum dilakukan pemeriksaan langsung oleh petugas konservasi, identifikasi mengenai usia dan kondisi beruang tersebut masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Camat Koordinasi dengan BKSDA
Camat Lubuklinggau Selatan I, Reza, mengatakan pihak kecamatan telah menerima laporan dari lurah setempat. Selain laporan masyarakat, pihaknya juga mengetahui adanya video yang memperlihatkan kemunculan beruang tersebut.
Meski demikian, Reza mengaku belum dapat memastikan kapan video yang beredar di media sosial itu direkam.
"Kemarin ada laporan dari lurah, kemudian ada juga video yang beredar. Tapi kami belum tahu kapan video itu direkam. Saat ini kami sedang koordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," jelas Reza.
Menurut informasi awal yang diterima pihak kecamatan, beruang pertama kali terlihat oleh pekerja PT KAI yang berada di sekitar jalur rel.
Satwa itu kemudian terlihat bergerak keluar dari semak-semak menuju kawasan sekitar perkebunan.
BACA JUGA:Viral Video Dua Remaja Diduga Serang Sopir Bus ALS di Lubuklinggau, Polisi Turun Tangan
BACA JUGA:Terungkap! Pria Lubuklinggau Jual Motor Ayah dan Bobol Gudang Kopi Milik Keluarga
Diduga Mencari Air dan Makanan
Kemunculan beruang di kawasan tersebut diduga berkaitan dengan kondisi cuaca yang cukup panas selama musim kemarau.
Panas dan terbatasnya sumber air maupun makanan di habitatnya diduga dapat mendorong satwa liar bergerak ke wilayah yang lebih dekat dengan aktivitas manusia.
Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari petugas yang memiliki kewenangan menangani satwa liar.
Reza juga mengatakan sejauh ini belum pernah menerima laporan serupa mengenai keberadaan beruang di kawasan tersebut.