SILAMPARITV.CO.ID - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar Salat Istisqa dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi kondisi yang terjadi di wilayah Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Griya Agung, Palembang, Kamis (8/10/2026), dengan dihadiri Gubernur Sumsel H. Herman Deru dan Wakil Gubernur H. Cik Ujang.
Ibadah bersama ini turut diikuti jajaran kepala perangkat daerah, pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel, serta sejumlah undangan lainnya. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah mengajak masyarakat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak doa, dan memperkuat kepedulian dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap.
BACA JUGA:Polres Lubuk Linggau Turun ke Jalan, Bagikan Masker Gratis di Tengah Kabut Asap
BACA JUGA:Yuyun Disebut Sudah Stabil, Pemkot Lubuklinggau Buka Peluang Proses Hukum
Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa setiap pihak perlu terus berkontribusi melalui tindakan nyata sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ia mengingatkan agar berbagai kritik yang bersifat pribadi tidak menghambat upaya bersama dalam menangani persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, sekecil apa pun tindakan yang dapat dilakukan akan memberikan manfaat apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
“Yang penting kita kerja. Apa yang bisa kita kerjakan, kita kerjakan. Sekecil apa pun yang bisa kita perbuat, lakukan,” ujar Herman Deru.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga rasa syukur kepada Allah SWT di tengah berbagai upaya penanganan karhutla. Menurutnya, usaha di lapangan perlu terus dilakukan dengan diiringi doa dan keyakinan kepada pertolongan Tuhan.
Gubernur Sumsel tersebut turut menyampaikan apresiasi kepada personel dan petugas yang selama ini bekerja menangani karhutla. Penghargaan diberikan kepada mereka yang tetap menjalankan tugas di lapangan, termasuk petugas yang terlibat dalam operasi modifikasi cuaca (OMC) hingga dini hari.
Herman Deru menilai kerja keras seluruh petugas perlu mendapat dukungan dari masyarakat. Penanganan karhutla, menurutnya, membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar upaya yang dilakukan dapat berjalan secara optimal.
BACA JUGA:Sehari Dicari, Rohim yang Tenggelam di Sungai Musi Akhirnya Ditemukan Meninggal
Puskesmas Diminta Layani Warga Terdampak Asap
Selain menyoroti penanganan karhutla, Herman Deru juga memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat yang terdampak kualitas udara dan kabut asap.
Ia menyampaikan bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Selatan agar memastikan fasilitas pelayanan kesehatan, terutama puskesmas, tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.