Waspada Sejak Dini, Perubahan Urine Ini Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ginjal

Waspada Sejak Dini, Perubahan Urine Ini Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ginjal

Waspada Sejak Dini, Perubahan Urine Ini Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ginjal--Net

BACA JUGA:Pembunuhan Seorang Pria di Jalan Kemuning Lubuklinggau, Korban Tewas di Tempat

BACA JUGA:Sinergitas Lapas Narkotika Kelas IIA Muara Beliti Hadiri Kunjungan Kapolda Sumsel di Polres Musi Rawas

Sering Buang Air Kecil di Malam Hari

Bangun sekali di malam hari untuk buang air kecil masih wajar. Namun, jika frekuensinya meningkat, ini bisa menjadi tanda penurunan fungsi ginjal.

Saat ginjal tidak mampu memekatkan urine dengan baik, tubuh akan menghasilkan urine lebih encer sehingga frekuensi buang air kecil meningkat.

BACA JUGA:Jelang Kunjungan DPR RI Komisi XIII, Kalapas Gelar Rapat Koordinasi

Bau Urine Menyengat dan Tampak Keruh

Urine dengan bau tajam atau tidak biasa, terutama jika disertai tampilan keruh, dapat menjadi tanda adanya penumpukan racun dalam tubuh.

Kondisi ini sering membuat urine berbau seperti amonia dan bisa mengindikasikan infeksi atau gangguan ginjal.

BACA JUGA:Positif Narkoba, Dua Pelaku Peredaran Sabu Diamankan di Palembang

Nyeri, Sensasi Terbakar, atau Adanya Darah

Rasa nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil bukan sekadar ketidaknyamanan biasa. Kondisi ini bisa menandakan infeksi atau peradangan pada saluran kemih yang berpotensi menyebar ke ginjal.

Selain itu, munculnya darah dalam urine, meskipun sedikit, bukanlah hal normal dan bisa berkaitan dengan batu ginjal, infeksi, hingga penyakit ginjal yang lebih serius.

BACA JUGA:AHY: Laki-laki dan Perempuan Tak Boleh Jadi Korban Insiden Transportasi

Para ahli menegaskan pentingnya tidak mengabaikan tanda-tanda tersebut. Deteksi dini menjadi kunci utama untuk mencegah kerusakan ginjal yang lebih parah, terutama pada usia muda.

Sumber: