BGN Tegaskan Program MBG Tidak Bagikan Susu Formula Bayi Secara Massal
BGN Tegaskan Program MBG Tidak Bagikan Susu Formula Bayi Secara Massal--Net
Selain itu, intervensi gizi dalam program disebut hanya dilakukan berdasarkan kebutuhan medis dan kondisi gizi tertentu di lapangan.
Ia juga menjelaskan Surat Edaran Kepala BGN Nomor 10 Tahun 2020 mengatur pemberian susu bagi peserta didik mulai tingkat TK/PAUD hingga SMA/MA sederajat. Aturan tersebut, kata dia, tidak berkaitan dengan penyediaan susu untuk balita, ibu hamil, maupun ibu menyusui.
BACA JUGA:Listrik Padam Serentak di Sejumlah Wilayah Sumatera, PLN Investigasi Gangguan Sistem
BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas dan Forkopimda Deklarasi Komitmen SPMB 2026 Transparan dan Akuntabel
Sementara itu, SK Kepala BGN Nomor 63426.2 Tahun 2026 disebut menjadi petunjuk teknis mengenai spesifikasi, kandungan gizi, serta mekanisme distribusi susu termasuk untuk balita non-PAUD, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Menurut Dadan, pedoman teknis distribusi makanan, edukasi gizi, dan keamanan pangan dalam Program MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD masih dalam proses revisi bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.
“Proses revisi dilakukan untuk memastikan seluruh aturan tetap selaras dan tidak menimbulkan multitafsir di masyarakat,” katanya.
BACA JUGA:Bupati Ratna Machmud Hadiri Paripurna HUT ke-80 Sumsel, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
BACA JUGA:Pemkab Musi Rawas Perkuat Sinergi Percepatan Penuntasan AIDS, TBC dan Malaria
BGN juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, tenaga kesehatan, dan pegiat kesehatan ibu dan anak yang telah memberikan masukan terhadap pelaksanaan Program MBG.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian, masukan, dan kepedulian masyarakat terhadap Program MBG. Seluruh aspirasi yang berkembang menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan agar kebijakan yang dijalankan tetap berpihak pada kepentingan kesehatan ibu dan anak,” pungkas Dadan.
Sumber: