Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Penyeberangan Sumatera–Jawa Tetap Lancar dan Terkendali

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Penyeberangan Sumatera–Jawa Tetap Lancar dan Terkendali

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Penyeberangan Sumatera–Jawa Tetap Lancar dan Terkendali--NET

SILAMPARITV.CO.ID - Pergerakan arus balik Lebaran 2026 dari Sumatera menuju Jawa mulai menunjukkan peningkatan signifikan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3) dan Rabu (25/3), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pasca libur Idul Fitri.

Sejak Hari H pada Minggu (22/3), aktivitas di Pelabuhan Bakauheni mulai mengalami perputaran, baik dari pejalan kaki maupun kendaraan. Meskipun terjadi peningkatan lalu lintas, operasionalisasi pelayanan tetap berjalan tertib, lancar, dan terkendali berkat sistem kesiapan serta komunikasi lintas instansi.

BACA JUGA: Laka Lalu di BTS Ulu Jalur PALI–Cecar, Tanpa Korban Jiwa

BACA JUGA: Lapak Dagang Ayam Hangus di Lubuklinggau, Polisi Selidiki Tiga Orang Mencurigakan

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo , menyampaikan bahwa tren kenaikan ini menjadi indikator dimulainya fase arus balik Lebaran. Ia memastikan seluruh aspek layanan telah dipersiapkan secara optimal untuk penayangan pada periode puncak.

“Pergerakan yang mulai meningkat ini menandakan tren arus balik sudah berjalan. Kami terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi operasional maupun fasilitas,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).

BACA JUGA: KPK Tegaskan Penahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas Berdasarkan Permintaan Keluarga dan Aturan Hukum

BACA JUGA: Jepang Kembangkan Drone Tempur Cerdas, Mitsubishi dan Kawasaki Perkuat Teknologi AI dan Sistem Swarm

Dari sisi operasional, General Manager ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba , menegaskan bahwa pengelolaan arus dilakukan dengan skenario adaptif. Pengalihan kendaraan juga mulai diterapkan guna menjaga kelancaran arus.

Penyeberangan menuju Jawa tetap dilayani melalui Pelabuhan Bakauheni untuk pejalan kaki serta kendaraan golongan I hingga VIA. Sementara itu, kendaraan golongan IVB, VB, dan VIB dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Muara Pilu . Adapun kendaraan logistik dengan sumbu lebih besar diarahkan untuk menunggu di buffer zone maupun rest area tol guna menghindari kepadatan.

BACA JUGA: Rincian Biaya dan Syarat Pisah Sertifkat Tanah, Ini Penjelasan Lengkapnya

BACA JUGA: SKK Migas Percepat Produksi Nasional, Empat Kontrak Sumur Rakyat di Jambi–Sumsel Resmi Diteken

“Arus kendaraan masih dalam batas kapasitas layanan. Pola kedatangan cukup merata sehingga proses bongkar muat kapal berlangsung cepat tanpa hambatan berarti,” jelas Partogi.

ASDP juga menerapkan skema multi-dermaga untuk menjaga distribusi layanan tetap merata, baik bagi pejalan kaki maupun kendaraan, sehingga ritme operasional tetap stabil di tengah putaran volume.

BACA JUGA: Veda Ega Pratama Start Baris Kedua di Moto3 Brasil 2026, Rebut Posisi Keempat Kualifikasi

Sekretaris Perusahaan ASDP, Windy Andale , mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Ia menegaskan bahwa pembelian tiket wajib dilakukan secara online melalui aplikasi Ferizy sebelum tiba di pelabuhan.

“Tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Pengguna jasa wajib membeli tiket secara mandiri melalui kanal resmi,” tegasnya.

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam pada Hari H, tercatat 146 trip kapal dengan total 51.751 penumpang, meningkat 30,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah kendaraan mencapai 14.094 unit atau naik 45,3 persen.

BACA JUGA: Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, ASDP Catat 2,59 Juta Penumpang dan Lonjakan Kendaraan

Lonjakan tertinggi terjadi pada sepeda motor sebanyak 5.248 unit (naik 59,4 persen), diikuti mobil pribadi 7.407 unit (naik 27,9 persen). Kendaraan logistik tercatat 1.202 unit dengan kenaikan signifikan sebesar 189,6 persen, sementara bus mencapai 237 unit atau naik 19,7 persen.

Secara kumulatif sejak H-10 hingga Hari H, jumlah penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 480.613 orang atau meningkat 5,8 persen, dengan total kendaraan sebanyak 102.031 unit atau naik 11,5 persen.

BACA JUGA: PB WI Kirim 24 Atlet ke Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026, Tanpa Target Tapi Siap Tampil Maksimal

BACA JUGA: Batas Aman Konsumsi Kue Kering Saat Lebaran, Jangan Lebih dari 5 Keping Sehari

Sementara itu, arus dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak , Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada Hari H tercatat 53.594 penumpang atau turun 4,3 persen, dengan total kendaraan 13.383 unit atau menurun 5,7 persen. Meski begitu, secara kumulatif tetap menunjukkan tren positif sebanyak 952.458 penumpang (naik 1 persen) dan 253.049 kendaraan (naik 5,6 persen).

Di sisi lain, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pengelolaan arus balik harus dilakukan secara adaptif dan responsif terhadap dinamika di lapangan. Optimalisasi kapasitas layanan serta penguatan buffer zone menjadi kunci menjaga kelancaran arus.

Dengan kesiapan operasional, layanan digitalisasi, serta sinergi seluruh pihak, penyeberangan lintas Sumatera–Jawa diyakini akan tetap aman, lancar, dan terkendali hingga melewati puncak arus balik.

Sumber:

Berita Terkait