Sungai Rupit Meluap, Ratusan Rumah Warga di Muratara Terdampak Banjir
Sungai Rupit Meluap, Ratusan Rumah Warga di Muratara Terdampak Banjir--Net
SILAMPARITV.CO.ID - Banjir merendam ratusan rumah warga di Kabupaten Musi Rawas Utara setelah Sungai Rupit meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Warga di sejumlah titik terdampak mulai dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Peristiwa banjir terjadi pada Kamis (7/5/2026) pagi di Desa Sukamenang dan Desa Terusan, Kecamatan Karang Jaya, Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Festival Sriwijaya ke-36 Siap Digelar, Tampilkan Budaya dari 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel
BACA JUGA:Polda Sumsel Siapkan Hotline DVI untuk Keluarga Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara
Kepala BPBD Musi Rawas Utara, Hasbi Hasidqi mengatakan banjir dipicu meluapnya Sungai Rupit setelah hujan dengan intensitas tinggi turun sejak malam sebelumnya.
BACA JUGA:Kemendag Soroti Biaya Ongkir di E-Commerce, Seller Minta Kebijakan Lebih Adil
Menurut Hasbi, jumlah rumah warga yang terdampak masih dalam proses pendataan. Namun sementara ini diperkirakan mencapai ratusan rumah.
“Jumlah pasti rumah yang terendam masih dalam pendataan, namun diperkirakan ada ratusan. Untuk di Desa Embacang sudah mulai naik airnya, tapi belum banjir. Saat ini kami fokus membantu proses evakuasi warga,” ujarnya, Kamis (7/5/2026).
BACA JUGA:SMMPTN-Barat 2026 Dibuka, Lulusan yang Gagal SNBP dan SNBT Masih Punya Kesempatan
BACA JUGA:Kunjungan Strategis, Direktur Pembinaan dan Anak Binaan Tinjau Lapas Narkotika Muara Beliti
Ketinggian air dilaporkan bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai sekitar satu meter di beberapa titik. Bahkan di sejumlah lokasi, genangan air sudah setinggi pinggang orang dewasa.
BACA JUGA:Bocoran CAD iPhone 18 Pro dan Pro Max Muncul, Dynamic Island Disebut Lebih Kecil
Meski banjir terus meningkat, sebagian warga masih memilih bertahan di rumah mereka masing-masing. Sementara tim BPBD bersama aparat terkait terus melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam cukup parah.
“Ketinggian bermacam-macam, ada yang sampai pinggang orang dewasa. Tapi kami masih fokus membantu masyarakat yang rumahnya terendam kita evakuasi ke tempat yang aman,” jelas Hasbi.
Sumber: