Wali Kota Lubuklinggau Ajak Humas se-Sumsel Manfaatkan Teknologi AI Untuk Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Wali Kota Lubuklinggau Ajak Humas se-Sumsel Manfaatkan Teknologi AI Untuk Tingkatkan Kualitas Informasi Publik

Wali Kota Lubuklinggau Ajak Humas se-Sumsel Manfaatkan Teknologi AI Untuk Tingkatkan Kualitas Informasi Publik--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat (Yoppy Karim), secara resmi membuka kegiatan Humas Gathering Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang digelar di Kota Lubuklinggau pada Jumat (17/10/2025).

BACA JUGA:Bupati Ratna Machmud Lepas Kontingen Porprov Mura, Tekankan Pentingnya Sportivitas dan Semangat Juang.

BACA JUGA:Takut Langgar HAM, Guru di Makassar Diam Saat Siswa Merokok di Sampingnya.

Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) dengan Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, serta dihadiri oleh perwakilan Humas dan Kominfo dari seluruh kabupaten/kota se-Sumsel.

Dengan mengusung tema “Kehumasan Pemerintah yang Efektif Menggabungkan Media Jurnalistik dan Teknologi AI”, kegiatan ini bertujuan memperkuat peran Humas dan Kominfo dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, transparan, serta membangun narasi optimis tentang kinerja pemerintah daerah.

BACA JUGA:Makanan untuk Meredakan 3 Tanda Penuaan Akibat Stres

BACA JUGA:5 Makanan Kaya Zat Besi yang Mudah Didapat untuk Cegah Anemia

Wali Kota Yoppy Karim: AI Dapat Cerdaskan Masyarakat

Dalam sambutannya, Wali Kota Rachmat Hidayat mengapresiasi partisipasi 17 kabupaten/kota yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan komunikasi publik di era digital saat ini.

“Semoga kegiatan ini bisa menambah wawasan dan pengalaman baru bagi seluruh peserta. Dengan AI, masyarakat bisa semakin tercerdaskan, karena teknologi ini dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan,” ujar Yoppy Karim.

Menurutnya, kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI) dapat membantu mencegah penyalahgunaan informasi dan mengurangi hoaks di tengah masyarakat.

“Teknologi dan media harus dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan positif dan membangun optimisme publik terhadap program pemerintah,” tambahnya.

BACA JUGA:Ammar Zoni Gagal Bebas Bersyarat, Kini Jadi Penghuni Nusakambangan.

BACA JUGA:Guru dan Murid Berdamai, Kepsek SMAN 1 Cimarga Tak Jadi Dinonaktifkan.

Sumber:

Berita Terkait