Rumah Wartawan di Muratara Dibobol Maling saat Bulan Ramadan, Kerugian Capai Rp30 Juta

Rumah Wartawan di Muratara Dibobol Maling saat Bulan Ramadan, Kerugian Capai Rp30 Juta

Bulan Ramadhan, maling di rumah wartawan Muratara habis ludes, alami kerugian hingga 30jt--

SILAMPARITV.CO.IDSelama bulan Ramadan 1445 H, rumah wartawan Zulkarnain dari Sumatera Ekspres di Kampung 7 Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (MURATARA), Provinsi Sumatera Selatan, menjadi sasaran maling. 

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024, sekitar pukul 17.00 WIB. Zulkarnain, yang berasal dari Palembang, mengalami kerugian materi sekitar Rp30 juta akibat kejadian tersebut. 

Dia mengekspresikan kekecewaannya atas kejadian ini, menyatakan bahwa barang-barang berharga seperti pakaian dan peralatan rumah tangga telah dicuri dengan total kerugian sebesar itu.

Zulkarnain mengetahui pencurian tersebut saat pulang dari Lubuk Linggau pada hari yang sama.

BACA JUGA:SKK Migas – KKKS Seleraya Merangin Dua Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Muratara

Meskipun dia sering bepergian untuk menjalankan tugas jurnalistiknya di wilayah Musi Rawas, Lubuk Linggau, dan Muratara, dia tetap memiliki rumah tetap di Kampung 7 Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

Ketika pulang ke rumah, Zulkarnain mencurigai ada yang tidak beres karena pagar kecil pintu depan bagian kanan rumah rusak. Meskipun pintu depan masih terkunci, kondisi rumah sudah berantakan dengan barang-barang berserakan di dalamnya. 

Pintu kamar yang sebelumnya terkunci sudah dirusak oleh pelaku, menunjukkan bahwa pencurian tersebut telah direncanakan dengan cermat.

Zulkarnain menyimpulkan bahwa para pelaku kemungkinan besar masuk ke dalam rumah melalui bagian belakang dapur dengan cara mencongkel bagian lantai bawah yang terbuat dari papan kayu. 

BACA JUGA:Penghargaan Kapolres Musi Rawas untuk Empat Personel Polres Mura

Setelah itu, mereka mencoba untuk masuk ke dalam kamar melalui lantai dua, yang terindikasi dari adanya sejumlah kain yang terikat di lantai dua dan mengarah ke dalam kamar. 

Ketika mereka menemui pintu kamar yang terkunci, para pelaku diduga menggunakan linggis untuk merusak pintu dan masuk ke dalam kamar. 

Ada kemungkinan bahwa para pelaku kemudian keluar melalui pintu depan sebelah kanan rumah.

Zulkarnain juga mengakui bahwa sejumlah barang berharga yang dia simpan di dalam kamar, termasuk motor Yamaha Mio dan barang elektronik, hilang dalam kejadian tersebut.

Sumber: