Penelitian: Mencium Keringat Pasangan Bisa Meredakan Stres, Begini Penjelasannya

Penelitian: Mencium Keringat Pasangan Bisa Meredakan Stres, Begini Penjelasannya

Penelitian: Mencium Keringat Pasangan Bisa Meredakan Stres, Begini Penjelasannya--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Sebuah studi terbaru dari University of British Columbia (UBC), Kanada, mengungkapkan fakta menarik sekaligus romantis: mencium bau tubuh pasangan, khususnya aroma keringatnya, dapat meredakan stres.

Penelitian ini menunjukkan bahwa hanya dengan mengendus pakaian yang telah dikenakan pasangan, seseorang dapat mengalami penurunan kadar kortisol, yaitu hormon yang berperan dalam respons stres tubuh.

BACA JUGA:Bupati Musi Rawas Terima Penghargaan Kemenkumham Atas Peran Aktif Tangani Kerusuhan Lapas Muara Beliti

BACA JUGA:Tragis! Balita di Cilegon Dililit Lakban hingga Tewas karena Dendam Utang Belanja Online Ibunya

Metode Penelitian: T-Shirt dan Simulasi Stres

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology pada 3 Januari ini melibatkan 96 pasangan lawan jenis.

Para pria diminta mengenakan T-shirt polos selama 24 jam, tanpa menggunakan deodoran, parfum, tidak merokok, serta menghindari makanan yang bisa memengaruhi bau tubuh. T-shirt yang telah dikenakan kemudian disimpan di dalam freezer untuk mempertahankan aroma tubuh.

BACA JUGA:10 soal latihan Bahasa Inggris Kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka yang terinspirasi dari Worksheet 1.19 halaman 39

BACA JUGA:Harga Telur Ayam Ras di Pasar B Srikaton Masih Stabil di Rp. 50 Ribu per Karpet

Setelah itu, para wanita diminta mencium tiga jenis kaus:

Kaus yang belum pernah dipakai

Kaus milik orang asing

Kaus milik pasangan sendiri

Semua dilakukan tanpa mengetahui kaus mana yang dikenakan pasangan mereka.

Sumber: