8 Bulan Jadi Buronan, Pelaku Pembunuhan Kontraktor di Lubuklinggau Ditangkap di Banyumas
8 Bulan Jadi Buronan, Pelaku Pembunuhan Kontraktor di Lubuklinggau Ditangkap di Banyumas--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Setelah delapan bulan menjadi buronan, Makmur, terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang kontraktor bernama Hamzi (40), akhirnya berhasil ditangkap oleh Tim Macan Polres Lubuklinggau. Penangkapan dilakukan di tempat persembunyiannya di Kelurahan Mersi, Kabupaten Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, pada Kamis malam, 17 April 2025.
Makmur diketahui merupakan warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Ia telah buron sejak Agustus 2024 usai diduga terlibat dalam aksi pembunuhan sadis terhadap Hamzi yang terjadi di depan rumah korban, disaksikan langsung oleh anaknya.
Penangkapan di Persembunyian
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Reskrim AKP M. Kurniawan Azwar membenarkan penangkapan tersebut. “Alhamdulillah, pelaku sudah kita amankan di Polres Lubuklinggau. Saat ini kasusnya masih dalam proses pengembangan lebih lanjut,” ujarnya, Jumat (18/4/2025).
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, penangkapan Makmur dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku melarikan diri ke Pulau Jawa. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasat Reskrim langsung menggelar rapat internal untuk penyelidikan lebih lanjut.
Tim Macan Linggau yang dipimpin langsung oleh Kanit Pidum Ipda Suwarno kemudian diberangkatkan menuju Kabupaten Banyumas, Purwokerto, pada Sabtu, 12 April 2025. Setelah melakukan pencarian intensif, Tim akhirnya berhasil melacak keberadaan pelaku.
BACA JUGA:Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 7 SMP Halaman 135 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Pada Kamis malam, sekitar pukul 20.00 WIB, tim gabungan berhasil mengamankan Makmur di salah satu kontrakan di kawasan Kelurahan Mersi. Setelah dilakukan interogasi awal, Makmur mengakui keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Hamzi. Ia bahkan mengaku melakukan aksi tersebut bersama orang lain, yang identitasnya masih dirahasiakan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Pembunuhan Tragis di Depan Anak Korban
Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu pagi, 25 Agustus 2024, di Lubuklinggau. Saat itu, Hamzi tengah pulang ke rumah mengendarai sepeda motor bersama anak laki-lakinya, Muhammad Fahtan. Sesampainya di depan rumahnya, Hamzi tiba-tiba jatuh dari motornya dalam kondisi bersimbah darah.
Menurut keterangan saksi mata, tetangga korban bernama Antoni, Hamzi masih sempat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya tidak sadarkan diri. Luka tusuk yang dalam di bagian punggung kanan membuat Hamzi kehilangan banyak darah dalam waktu singkat.
Korban kemudian dilarikan ke RS Siloam Silampari, namun nyawanya tidak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan Hamzi meninggal dunia sesaat setelah tiba karena kehabisan darah akibat luka tusuk yang serius.
Kasus Masih Dalam Pengembangan
BACA JUGA:Sejarah Baru: Liga Kamboja Salip Liga Indonesia dalam Peringkat Liga Terbaik Asia
BACA JUGA:Fenomena Rebahin dan Bahaya di Baliknya: Waspadai Ancaman di Balik Kenikmatan Nonton Gratis
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penyidikan terhadap kasus ini masih terus berlanjut. Polisi tengah memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. “Kami masih melakukan pengembangan. Nanti kalau sudah lengkap akan kami sampaikan secara resmi kepada media,” tutur AKP Kurniawan.
Penangkapan ini menjadi titik terang atas kasus pembunuhan yang sempat menggegerkan warga Lubuklinggau dan sekitarnya. Polisi berharap dengan ditangkapnya Makmur, proses hukum dapat berjalan maksimal dan pihak keluarga korban mendapatkan keadilan.
Sumber: