Dinas Pendidikan Musi Rawas Gelar Coaching Clinic untuk Perkuat Pendidikan Inklusif
Dinas Pendidikan Musi Rawas Gelar Coaching Clinic untuk Perkuat Pendidikan Inklusif--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong terciptanya layanan pendidikan yang merata dan berkeadilan, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Coaching Clinic Pendidikan Inklusif dan Unit Layanan Disabilitas yang resmi dibuka pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Dengan mengusung tema “Menggapai Asa Bersama Anak Berkebutuhan Khusus melalui Penguatan Kompetensi Guru dalam Mengelola Kelas Sekolah Inklusi”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para tenaga pendidik yang menangani pendidikan inklusif di wilayah Kabupaten Musi Rawas.
BACA JUGA:Warganya Mandi di Kantor PDAM, Wali Kota Yoppy Karim Minta Maaf dan Janji Bangun Instalasi Baru.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Dr. Dien Candra, S.H., M.H., yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pelayanan pendidikan inklusif di daerah.
BACA JUGA:Tagih Utang Rp. 500 Ribu, Pegawai Koperasi di Lampung Ditebas Nasabah hingga Tewas.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi ruang belajar bagi para guru, tetapi juga bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperjuangkan keadilan pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan terus hadir sebagai garda terdepan dalam memastikan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan inklusif,” tegas Dr. Dien Candra.
BACA JUGA:Kisah Pengusaha Pakan Ternak dari Ponorogo Ini Buktikan KUR BRI Bisa Bikin Usaha Berkembang
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung terwujudnya sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, sekolah, dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah, adaptif, dan humanis bagi semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
BACA JUGA:PPATK Blokir Rekening Pasif, BRI Buka Suara
Sumber: