Dampak Ganda Penjualan Mobil Lesu dan Serbuan Mobil Listrik Terhadap Rantai Pasok Komponen Lokal
Dampak Ganda Penjualan Mobil Lesu dan Serbuan Mobil Listrik Terhadap Rantai Pasok Komponen Lokal--ist
SILAMPARITV.CO.ID - Industri otomotif di Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang kompleks, yang memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan pemasok komponen. Fenomena ini bukan hanya sekadar fluktuasi pasar biasa, melainkan hasil dari dua tekanan besar yang saling berkaitan: penurunan penjualan mobil di dalam negeri dan dominasi impor kendaraan listrik.
BACA JUGA:Tak Hanya iPhone 17, Ini 8 Produk Apple yang Diprediksi Meluncur di Apple Event 9 September
BACA JUGA:Viral Diet 30-30-30 Cara Sederhana Turunkan Berat Badan Terbukti Secara Ilmiah
Sejak beberapa waktu terakhir, penjualan mobil di Indonesia menunjukkan tren penurunan yang signifikan. Penjualan yang lesu ini secara langsung berdampak pada volume produksi pabrikan mobil, yang kemudian berimbas pada berkurangnya permintaan akan komponen-komponen dari pemasok lokal. Perusahaan-perusahaan ini terpaksa mengurangi operasional dan melakukan PHK untuk bertahan di tengah situasi yang sulit.
BACA JUGA:Hindari 5 Kebiasaan Buruk Ini agar Ban Mobil Anda Lebih Awet
BACA JUGA:BRI Peduli Gaungkan Semangat Kemerdekaan Melalui Program Literasi Anak Negeri
Pada saat yang sama, industri juga harus menghadapi pesatnya pertumbuhan pasar mobil listrik. Meskipun hal ini seharusnya menjadi peluang, kenyataannya adalah sebagian besar kendaraan listrik yang beredar di Indonesia masih diimpor secara utuh dan memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang sangat rendah. Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mobil listrik telah mengambil pangsa pasar hampir 10%, namun rantai pasok lokal tidak mendapatkan manfaat yang sepadan.
BACA JUGA:Kades di Ogan Ilir Jadi Terdakwa Kasus Perselingkuhan, Terancam Hukuman 9 Bulan Penjara.
BACA JUGA:Rahasia Penyamaran AMS Terungkap, Oknum Polisi Pembunuh Pacar di Indramayu.
Kondisi ini menciptakan ketidakseimbangan serius. Permintaan untuk mobil konvensional dengan kandungan lokal tinggi menurun, sementara penjualan kendaraan listrik yang komponennya banyak diimpor justru melonjak. Akibatnya, perusahaan-perusahaan di rantai pasok komponen mengalami penurunan permintaan yang signifikan, yang pada akhirnya memaksa mereka untuk melakukan langkah-langkah drastis termasuk PHK.
BACA JUGA:Tak Disangka, Ini 8 Manfaat Menakjubkan Minum Air Rebusan Jahe Setiap Hari
BACA JUGA:10 Minuman Penghancur Lemak Perut, Rutin Konsumsi di Pagi Hari Biar Perut Cepat Kempis!
Sumber: