Komet Alien 3I/ATLAS Melintas Dekat Matahari, NASA Pastikan Tak Ancam Bumi!

Komet Alien 3I/ATLAS Melintas Dekat Matahari, NASA Pastikan Tak Ancam Bumi!

Komet Alien 3I/ATLAS Melintas Dekat Matahari, NASA Pastikan Tak Ancam Bumi!--ist

SILAMPARITV.CO.ID - Fenomena luar angkasa kembali menyita perhatian dunia. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bersama International Asteroid Warning Network (IAWN) lembaga di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kini tengah mengawasi pergerakan komet antarbintang 3I/ATLAS, yang disebut berasal dari luar tata surya.

Meski tidak mengancam Bumi, kehadiran komet ini tetap menimbulkan rasa waspada dan rasa ingin tahu tinggi di kalangan ilmuwan dan publik global.

BACA JUGA:Wabup Musi Rawas Dorong FKUB Jadi Garda Terdepan Kerukunan Antarumat Beragama

BACA JUGA:Plt. Asisten Agus Susanto Buka Manasik Haji Anak PAUD se-Musi Rawas, Dorong Pembentukan Karakter Religius Anak

Pemantauan Global dari Berbagai Negara

IAWN dan NASA telah memulai kampanye pengamatan besar-besaran terhadap 3I/ATLAS. Ribuan teleskop, pusat penelitian, dan relawan astronomi di seluruh dunia dikerahkan untuk memantau dan memprediksi lintasan komet tersebut.

“Pemantauan seperti ini penting agar kita memahami pola pergerakan objek luar angkasa yang bisa berpotensi membahayakan planet kita,” tulis pernyataan resmi IAWN.

Langkah ini juga menjadi bagian dari uji coba sistem peringatan dini global terhadap ancaman benda langit, seperti asteroid dan komet yang berpotensi menabrak Bumi di masa depan.

BACA JUGA:7 Makanan Penyebab Jerawat yang Perlu Dihindari agar Kulit Tetap Bersih dan kinclong

BACA JUGA:5 Manfaat Olahraga Zumba yang Bantu Asri Welas Turunkan Berat Badan hingga 30 Kilogram

Komet Asal Sistem Bintang Lain

Komet C/2025 N1 (ATLAS) pertama kali terdeteksi pada 1 Juli 2025 melalui teleskop Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) yang beroperasi di Chili.

Analisis NASA menunjukkan bahwa objek tersebut berasal dari sistem bintang lain, menjadikannya salah satu dari sedikit komet antarbintang yang pernah terdeteksi manusia setelah ‘Oumuamua (2017) dan Borisov (2019).

Menurut laporan International Business Times, komet ini mencapai jarak terdekatnya dengan Matahari pada 20 Oktober 2025, sementara jarak terdekatnya dengan Bumi mencapai 270 juta kilometer aman dan tanpa dampak langsung bagi planet kita.

Sumber: